<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605</id><updated>2012-02-16T14:55:28.635+07:00</updated><category term='Renungan 19 November 2008'/><category term='LIRIK LAGU ROHANI'/><category term='02 ~ Renungan Januari 2009'/><category term='Renungan'/><category term='Renungan 30 November 2008'/><category term='Renungan 05 November 2008'/><category term='Renungan Februari 2009 ~ ke3'/><category term='Renungan 06 Desember 2008'/><category term='Renungan 07 November 2008'/><category term='Renungan 03 November 2008'/><category term='Renungan 22 November 2008'/><category term='Renungan 25 November 2008'/><category term='Renungan 04 Desember 2008'/><category term='04 ~ Renungan Januari 2009'/><category term='Renungan Februari 2009 ~ ke 1'/><category term='Renungan 04 November 2008'/><category term='Renungan 12 November 2008'/><category term='Renungan 27 November 2008'/><category term='Renungan 23 November 2008'/><category term='Renungan 24 November 2008'/><category term='Video Kesaksian'/><category term='Renungan 11 Desember 2008'/><category term='Renungan 10 November 2008'/><category term='Renungan 18 Desember 2008'/><category term='Renungan 19 Desember 2008'/><category term='Renungan 14 Desember 2008'/><category term='Renungan 17 November 2008'/><category term='Renungan 29 November 2008'/><category term='Renungan 06 November 2008'/><category term='Renungan 11 November 2008'/><category term='Renungan 15 Desember 2008'/><category term='Renungan 15 November 2008'/><category term='Renungan 09 November 2008'/><category term='Renungan 08 Desember 2008'/><category term='Renungan 14 November 2008'/><category term='Renungan 21 November 2008'/><category term='Renungan 13 Desember 2008'/><category term='Renungan 02 Desember 2008'/><category term='Renungan 09 Desember 2008'/><category term='Renungan 07 Desember 2008'/><category term='03 ~ Renungan Januari 2009'/><category term='Renungan 26 November 2008'/><category term='Renungan 01 Desember 2008'/><category term='Renungan 03 Desember 2008'/><category term='Renungan 18 November 2008'/><category term='Renungan Februari 2009 ~ ke2'/><category term='01 ~ Renungan Januari 2009'/><category term='Renungan 17 Desember 2008'/><category term='Renungan 05 Desember 2008'/><category term='Renungan 16 November 2008'/><category term='Renungan 12 Desember 2008'/><category term='RENUNGAN TUTUP BULAN NOVEMBER 2008'/><category term='Renungan 20 November 2008'/><category term='Renungan 28 November 2008'/><category term='Renungan 16 Desember 2008'/><category term='Renungan 10 Desember 2008'/><category term='Renungan 01 November 2008'/><title type='text'>Kumpulan Renungan</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>61</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2926045725065316564</id><published>2009-02-03T17:36:00.001+07:00</published><updated>2009-02-03T17:38:47.978+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan Februari 2009 ~ ke3'/><title type='text'>KEDAMAIAN DALAM BADAI</title><content type='html'>Yesaya 26:3&lt;br /&gt;Yang hatinya teguh Kau jagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.&lt;br /&gt;Terkadang hidup ini sepertinya terasa sangat berat. Tubuh yang sakit, keputusan yang sulit, kesulitan ekonomi, kematian orang yang kita sayangi, atau impian yang hancur selalu mengancam hidup kita. Kita menjadi ketakutan dan merasa bingung. Kita bahkan merasa sulit untuk menaikkan doa karena diliputi oleh keraguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita yang mengenal Tuhan melalui iman pribadi kepada Kristus, dapat merasakan ketenangan ketika berada di tengah badai hidup, meskipun angin ribut pencobaan mengempaskan kita. Kita dapat merasakan kedamaian pikiran dan ketenangan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Richard Fuller, seorang pelayan Allah yang hidup pada abad 19, bercerita tentang seorang pelaut tua yang berkata, "Dalam badai yang ganas, kita harus menempatkan kapal pada posisi yang tepat dan menjaganya agar tetap berada di situ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fuller berkata, "Orang-orang kristiani, seperti itulah yang harus kalian lakukan .... Kalian harus menempatkan jiwa kalian pada satu posisi dan menjaganya. Kalian harus tetap bergantung pada Tuhan, sebab Dialah Bapa kita; dan ketika berbagai hal menghadang, misalnya angin ribut, gelombang, laut yang membentang, petir, kilat, batu karang, apa pun itu, kalian harus berpegang teguh pada kesetiaan Allah dan kasih-Nya yang tiada berkesudahan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda sedang dirundung masalah? Belajarlah dari pelaut tua tadi. Arahkan pikiran Anda kepada Tuhan. Mintalah pertolongan-Nya, kemudian percayalah kepada-Nya bahwa Dia akan memberi Anda kedamaian di tengah badai yang Anda hadapi (Filipi 4:6-7). &lt;br /&gt;RAHASIA UNTUK MENIKMATI KEDAMAIAN ADALAH MENYERAHKAN SEGENAP KEKHAWATIRAN KITA KEPADA ALLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sources : jawaban.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2926045725065316564?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2926045725065316564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/02/kedamaian-dalam-badai.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2926045725065316564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2926045725065316564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/02/kedamaian-dalam-badai.html' title='KEDAMAIAN DALAM BADAI'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-572859070133672557</id><published>2009-02-03T17:28:00.001+07:00</published><updated>2009-02-03T17:31:08.732+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan Februari 2009 ~ ke2'/><title type='text'>JAWABAN YG LEMAH LEMBUT</title><content type='html'>Roma 12:18&lt;br /&gt;Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!&lt;br /&gt;Bacaan Alkitb setahun: Mazmur 26; Matius 26; Keluaran 1-2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 15:1 berkata bahwa "jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman." Memang di satu sisi jawaban yang rendah hati akan meredakan kegeraman, namun di sisi lain ada orang-orang yang benar-benar tidak bisa ditenangkan. Mungkin kepedihan dan kebencian yang dialami sudah terpendam lama, sehingga kegeraman itu tak tertahankan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya yang dapat kita lakukan dan yang harus selalu kita lakukan adalah bersikap lembut dan rendah hati kepada orang yang marah, dan menyerahkan hasilnya kepada Allah. Hal ini bukan berarti kita harus tinggal diam bila orang lain berbuat kasar terhadap kita, karena tak seorang pun berhak berlaku semena-mena terhadap sesamanya. Yang dimaksud di sini adalah dengan anugerah Allah kita akan dapat menanggapi kemarahan orang lain dengan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paulus menyatakan demikian: "Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! (Roma 12:18). Kita harus menjadi orang percaya yang membawa damai walaupun orang lain menolak perdamaian. Tugas kita hanyalah taat kepada Allah, hal-hal selebihnya kita serahkan kepada-Nya. Kita ingin mencari sebuah kata yang manjur, pemecahan masalah yang baik, serta jalan keluar yang cepat. Namun ada beberapa masalah dalam dunia yang rusak ini yang tidak dapat diperbaiki dengan cara apapun, sehingga kita harus bergantung pada anugerah Allah untuk menghadapi situasi itu dari hari ke hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahlembutan memang tidak selalu dapat mengatasi kegeraman seseorang. Mungkin Anda sedih karena kerendahan hati tidak diperdulikan oleh orang lain. Tetapi percayalah, Anda tidak akan pernah menyesal karena telah memberi jawaban yang lemah lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi situasi yang sulit, cobalah menjawab dengan lemah lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;sources: jawaban.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-572859070133672557?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/572859070133672557/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/02/jawaban-yg-lemah-lembut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/572859070133672557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/572859070133672557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/02/jawaban-yg-lemah-lembut.html' title='JAWABAN YG LEMAH LEMBUT'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6972061685964054796</id><published>2009-02-03T17:20:00.002+07:00</published><updated>2009-02-03T17:25:21.573+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan Februari 2009 ~ ke 1'/><title type='text'>JANGAN KUATIR HARI ESOK</title><content type='html'>Matius 6:34&lt;br /&gt;Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.&lt;br /&gt;Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 28; Matius 28; Keluaran 5-6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen stres. Dia mengangkat segelas air dan bertanya kepada mahasiswanya, "Seberapa berat Anda kira segelas air ini?" Para mahasiswa pun menjawab beragam, ada yang 20 gram sampai 500 gram. Sang dosen menjawabnya, "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama Anda memegangnya. Jika saya memegangnya selama satu menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama satu jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama satu hari penuh, mungkin Anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, bebannya akan semakin berat. Hal terbaik yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali tanpa disengaja kita membawa beban hidup kita terus-menerus. Akibatnya, setiap hari kita cenderung merasa susah, kuatir, bahkan stres karena beban-beban itu rasanya menekan kita. Beban itu pun akan semakin berat karena kita cenderung mengkuatirkan hari-hari esok. Firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak menanggung kesusahan hari esok, kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. Bahkan Tuhan sendiri meminta kita untuk menyerahkan segala beban yang kita tanggung kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara memecahkan masalah adalah bukan dengan mempersoalkannya, tetapi bagaimana menyelesaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sources :jawaban.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6972061685964054796?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6972061685964054796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/02/jangan-kuatir-hari-esok.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6972061685964054796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6972061685964054796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/02/jangan-kuatir-hari-esok.html' title='JANGAN KUATIR HARI ESOK'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6125300973380029686</id><published>2009-01-13T03:08:00.000+07:00</published><updated>2009-01-13T03:09:38.487+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='04 ~ Renungan Januari 2009'/><title type='text'>Kisah Alergi Hidup</title><content type='html'>Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya : "Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru tersenyum : "Oh, kamu sakit".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan : "Kamu sakit. Penyakitmu itu bernama "Alergi Hidup". Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan ini mengalir&lt;br /&gt;terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Usaha pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga, pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu langgeng. Apa sih yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu benar-benar bertekad ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku", kata sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup lebih lama lagi", pria itu menolak tawaran sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati ?", tanya Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, memang saya sudah bosan hidup", jawab pria itu lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah. Kalau begitu besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini... Malam nanti, minumlah separuh isi botol ini. Sedangkan separuh sisanya kau minum besok sore jam enam. Maka esok jam delapan malam kau akan mati dengan tenang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, giliran pria itu menjadi bingung. Sebelumnya, semua Guru yang ia datangi selalu berupaya untuk memberikan semangat hidup. Namun, Guru yang satu ini aneh. Alih-alih memberi semangat hidup, malah menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut "obat" oleh sang Guru tadi. Lalu, ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai ! Tinggal satu malam dan satu hari ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah malam terakhirnya. Ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya amat harmonis. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu". Sekali lagi, karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esoknya, sehabis bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Setengah jam kemudian ia kembali ke rumah, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat dua cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali dan berkata : "Sayang, apa yang terjadi hari ini ? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku sayang". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Bos kita kok aneh ya ?" Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan menghargai terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya sambil berkata : "Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu". Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan : "Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu tertekan karena perilaku kami".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi dan berkata : "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Apabila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. Itulah&lt;br /&gt;sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari:kidung.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6125300973380029686?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6125300973380029686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/01/kisah-alergi-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6125300973380029686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6125300973380029686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/01/kisah-alergi-hidup.html' title='Kisah Alergi Hidup'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6968855020489888614</id><published>2009-01-13T03:06:00.002+07:00</published><updated>2009-01-13T03:08:11.399+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='03 ~ Renungan Januari 2009'/><title type='text'>ADAKAH YG MENDOAKAN KITA?</title><content type='html'>Adakah ……yang akan mendoakan kita ? &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah 7 malam dirawat di Rumah Sakit di ruang ICU. Disaat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia Roh seorang Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya. &lt;br /&gt;Malaikat memulai pembicaraan, "kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia! &lt;br /&gt;"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang ... " kata si pengusaha ini dengan yakinnya. &lt;br /&gt;Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati. Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali merngunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "apakah besok pagi aku sudah pulih? pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit". &lt;br /&gt;Dengan lembut si Malaikat berkata, "anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktu mu tinggal 60 menit lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu". &lt;br /&gt;Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layer besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka". &lt;br /&gt;Kata Malaikat, "aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu" Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, " Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu, tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri." dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat". &lt;br /&gt;Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya. &lt;br /&gt;Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa tapi waktunya sudah terlambat ! tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang ! Dengan setengah bergumam dia bertanya, "apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?" &lt;br /&gt;Jawab si Malaikat, " ada beberapa yang berdoa buatmu tapi mereka tidak tulus, bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini, itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah". &lt;br /&gt;Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.  Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu. &lt;br /&gt;Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, "anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu!! kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00". Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu. &lt;br /&gt;Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan. Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri. &lt;br /&gt;Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu. &lt;br /&gt;Doa sangat besar kuasanya, tak jarang kita malas, tidak punya waktu, tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain. Ketika kita mengingat seorang sahabat lama / keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia, mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia. &lt;br /&gt;Di saat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi. Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain... sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dari:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6968855020489888614?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6968855020489888614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/01/adakah-yg-mendoakan-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6968855020489888614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6968855020489888614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/01/adakah-yg-mendoakan-kita.html' title='ADAKAH YG MENDOAKAN KITA?'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6936448724064725162</id><published>2009-01-13T03:04:00.000+07:00</published><updated>2009-01-13T03:06:29.426+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='02 ~ Renungan Januari 2009'/><title type='text'>PIANO</title><content type='html'>Kisah ini terjadi di Rusia. Seorang ayah yang memiliki putra yang berusia kurang lebih 5 tahun, memasukkan  putranya tersebut ke sekolah musik untuk belajar piano. Ia rindu melihat anaknya kelak menjadi seorang pianis yang terkenal. &lt;br /&gt;Selang beberapa waktu kemudian, di kota tersebut datang seorang pianis yang sangat terkenal. Karena ketenarannya, dalam waktu singkat tiket konser telah terjual habis. Sang ayah membeli 2 buah tiket pertunjukan, untuk dirinya dan anaknya. &lt;br /&gt;Pada hari  pertunjukan, satu jam sebelum konser dimulai, kursi telah terisi penuh. Sang ayah duduk dan putranya tepat berada di sampingnya. Seperti layaknya seorang anak kecil, anak ini pun tidak betah duduk diam terlalu lama, tanpa sepengetahuan ayahnya, ia menyelinap pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika lampu gedung mulai diredupkan, sang  ayah terkejut menyadari bahwa putranya tidak ada di sampingnya. Ia lebih  terkejut lagi ketika melihat anaknya berada dekat panggung pertunjukan, dan sedang berjalan menghampiri piano yang akan dimainkan pianis tersebut. &lt;br /&gt;Didorong oleh rasa ingin tahu, tanpa takut anak tersebut duduk di depan piano dan mulai memainkan sebuah lagu, lagu yang sederhana, twinkle-twinkle little star. &lt;br /&gt;Operator lampu sorot, yang terkejut mendengar adanya suara  piano mengira bahwa konser telah dimulai tanpa aba-aba terlebih dahulu, dan ia  langsung menyorotkan lampunya ke tengah panggung. Seluruh penonton terkejut melihat yang berada di panggung bukan sang pianis, tapi hanyalah seorang anak kecil. Sang pianis pun terkejut, dan bergegas naik ke atas panggung. Melihat anak tersebut, sang pianis tidak menjadi marah, ia tersenyum dan berkata, "Teruslah bermain" dan sang anak yang mendapat ijin, meneruskan permainannya. &lt;br /&gt;Sang pianis lalu duduk di samping anak itu dan mulai bermain mengimbangi permainan anak itu. Ia mengisi semua kelemahan permainan anak itu dan akhirnya tercipta suatu komposisi permainan yang sangat  indah. Bahkan mereka seakan menyatu dalam permainan piano  tersebut. &lt;br /&gt;Ketika mereka berdua selesai, seluruh penonton menyambut dengan  meriah, karangan bunga dilemparkan ke tengah panggung. Sang anak jadi besar kepala, pikirnya, "Gila, baru belajar piano sebulan saja sudah hebat!" Ia lupa  bahwa yang disoraki oleh penonton adalah sang pianis yang duduk di sebelahnya,  mengisi semua kekurangannya dan menjadikan permainannya sempurna. &lt;br /&gt;Apa  implikasinya dalam hidup kita ? &lt;br /&gt;Kadang kita bangga akan segala rencana  hebat yang kita buat, perbuatan-perbuatan besar yang telah berhasil kita  lakukan. Tapi kita lupa bahwa semua itu terjadi karena Tuhan ada di samping  kita. Kita adalah anak kecil tadi, tanpa ada Tuhan di samping kita, semua yang kita lakukan akan sia-sia. Tapi bila Tuhan ada di samping kita,  sesederhana apapun hal yang kita lakukan hal itu akan menjadi hebat dan baik, bukan saja buat diri kita sendiri tapi juga baik bagi orang di sekitar  kita. Semoga kita tidak pernah&lt;br /&gt;lupa bahwa ada Tuhan di samping kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6936448724064725162?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6936448724064725162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/01/piano.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6936448724064725162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6936448724064725162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/01/piano.html' title='PIANO'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-3461061680594593676</id><published>2009-01-13T01:09:00.003+07:00</published><updated>2009-01-13T03:04:48.199+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='01 ~ Renungan Januari 2009'/><title type='text'>AKU MENANGIS Untuk SAUDARAKU</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sebuah Pengorbanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan diriku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.&lt;br /&gt;"Siapa yang mencuri uang itu?" Beliau bertanya.&lt;br /&gt;Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, "Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!"&lt;br /&gt;Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi.&lt;br /&gt;Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, "Ayah, aku yang melakukannya!"&lt;br /&gt;Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, "Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? ... Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!"&lt;br /&gt;Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun.&lt;br /&gt;Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, "Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi."&lt;br /&gt;Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku.&lt;br /&gt;Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.&lt;br /&gt;Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya merengut, "Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik...hasil yang begitu baik..."&lt;br /&gt;Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, "Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?"&lt;br /&gt;Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, "Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku."&lt;br /&gt;Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya.&lt;br /&gt;"Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan, saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!"&lt;br /&gt;Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, "Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini."&lt;br /&gt;Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku:&lt;br /&gt;"Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang."&lt;br /&gt;Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20.&lt;br /&gt;Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas).&lt;br /&gt;Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, "Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana!"&lt;br /&gt;Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku?&lt;br /&gt;Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, "Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?"&lt;br /&gt;Dia menjawab, tersenyum, "Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?"&lt;br /&gt;Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, "Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu..."&lt;br /&gt;Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, "Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu."&lt;br /&gt;Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23.&lt;br /&gt;Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku.&lt;br /&gt;"Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!"&lt;br /&gt;Tetapi katanya, sambil tersenyum, "Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu.."&lt;br /&gt;Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan membalut lukanya.&lt;br /&gt;"Apakah itu sakit?" Aku menanyakannya.&lt;br /&gt;"Tidak, tidak sakit. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan..."&lt;br /&gt;Di tengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.&lt;br /&gt;Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Berkali-kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, "Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini."&lt;br /&gt;Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.&lt;br /&gt;Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit.&lt;br /&gt;Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, "Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?"&lt;br /&gt;Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. "Pikirkan kakak ipar--ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan menjadi buah bibir orang?"&lt;br /&gt;Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: "Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!"&lt;br /&gt;"Mengapa membicarakan masa lalu?"&lt;br /&gt;Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.&lt;br /&gt;Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, "Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?"&lt;br /&gt;Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, "Kakakku."&lt;br /&gt;Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat.&lt;br /&gt;"Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya."&lt;br /&gt;Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku.&lt;br /&gt;Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, "Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih kepadanya adalah adikku."&lt;br /&gt;Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-3461061680594593676?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/3461061680594593676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/01/aku-menangis-untuk-saudaraku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/3461061680594593676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/3461061680594593676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2009/01/aku-menangis-untuk-saudaraku.html' title='AKU MENANGIS Untuk SAUDARAKU'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2590780770042112399</id><published>2008-12-29T22:05:00.002+07:00</published><updated>2008-12-29T22:46:43.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 19 Desember 2008'/><title type='text'>MENGINGAT INGAT</title><content type='html'>Jumat, 19 Desember 2008&lt;br /&gt;Mazmur 103:1-5 &lt;br /&gt;MENGINGAT-INGAT&lt;br /&gt;Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! &lt;br /&gt;(Mazmur 103:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang kita terbangun dengan persendian yang nyeri, semangat yang lesu, dan bertanya-tanya bagaimana kita bisa menyingkirkan kelesuan kita serta dapat menjalani hari-hari dengan baik.&lt;br /&gt;Berikut ini ada sebuah ide: Berusahalah mengucap syukur kepada Allah seperti Daud. Pikirkan dan ingatlah kembali semua "kebaikan" Allah yang layak Anda syukuri (Mazmur 103:2). Ucapan syukur akan membuahkan sukacita.&lt;br /&gt;Bersyukurlah kepada Allah atas pengampunan-Nya. Dia "mengampuni semua kesalahanmu" (ayat 3), dan "melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut" (Mikha 7:19).&lt;br /&gt;Bersyukurlah kepada-Nya atas kesembuhan Anda (ayat 3). Allah menggunakan kelemahan dan sakit penyakit untuk menarik Anda lebih dekat kepada kasih dan kepedulian-Nya. Dan, suatu hari ketika Tuhan datang kepada Anda, Dia akan menyembuhkan semua sakit penyakit Anda.&lt;br /&gt;Bersyukurlah kepada-Nya atas penebusan hidup Anda dari kehancuran (ayat 4). Ini lebih dari sekadar menyelamatkan Anda dari kematian dini. Ini pembebasan dari kematian itu sendiri.&lt;br /&gt;Bersyukurlah kepada-Nya karena memahkotai hidup Anda dengan "kasih setia dan rahmat" (ayat 4).&lt;br /&gt;Bersyukurlah kepada Dia yang memuaskan hasrat Anda (ayat 5). Dialah sumber kepuasan Anda. Setiap hari, Dia memperbarui kekuatan dan semangat Anda. Dengan demikian semangat Anda akan naik dan membubung seperti rajawali.&lt;br /&gt;"Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!" (ayat 2) - DR   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNGKAPAN SYUKUR ADALAH INGATAN AKAN HATI YANG GEMBIRA&lt;br /&gt;( Sources:kidung.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~ Ingat KasihMU - Theresia Age ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/HzZb9q_FNhA&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/HzZb9q_FNhA&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2590780770042112399?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2590780770042112399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/mengingat-ingat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2590780770042112399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2590780770042112399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/mengingat-ingat.html' title='MENGINGAT INGAT'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-3559637966531500750</id><published>2008-12-21T12:54:00.002+07:00</published><updated>2008-12-21T13:09:45.908+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 18 Desember 2008'/><title type='text'>YESUS DI ATAS SEGALA NAMA</title><content type='html'>Kamis, 18 Desember 2008 &lt;br /&gt;Filipi 2:5-11 &lt;br /&gt;DI ATAS SEGALA NAMA&lt;br /&gt;Engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka (Matius 1:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Anda tahu dengan pasti bahwa Anda akan kehilangan suara dan tidak akan pernah dapat berbicara lagi, maka kata terakhir apa yang ingin Anda ucapkan?&lt;br /&gt;Seorang laki-laki yang menderita kanker tenggorokan akan menjalani operasi yang akan menyelamatkan hidupnya, tetapi ia akan kehilangan suaranya. Persis sebelum pembedahan dilakukan, ia meluangkan waktu bersama istrinya untuk menyatakan cintanya. Ia melakukan hal yang sama kepada putrinya.&lt;br /&gt;Kemudian, ia meminta dokter yang menanganinya untuk memberitahukan kapan persisnya obat bius akan membuatnya tidak sadarkan diri. Ketika laki-laki tersebut berbaring tenang untuk tidur, ia kemudian berkata dengan sangat jelas, "Yesus! Yesus!" Itulah kata terakhir yang dipilihnya untuk diucapkan di dalam hidup ini -- "Yesus!"&lt;br /&gt;Seberapa berartikah nama Yesus bagi kita? Nama-nama lain, seperti nama orang-orang yang kita cintai, jelas sangat besar artinya. Akan tetapi, bagi kita yang ditebus oleh kasih karunia Allah, nama Yesus adalah nama yang paling berarti. Demikian pula bagi Bapa surgawi kita. Bapa "sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada ... dan segala lidah mengaku, \'Yesus Kristus adalah Tuhan,\' bagi kemuliaan Allah, Bapa!" (Filipi 2:9-11).&lt;br /&gt;Di sepanjang perjalanan sisa hidup kita dan sampai selama-lamanya, marilah kita mengagungkan nama yang ajaib, yaitu Yesus - VG &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMA YESUS SANGAT BERHARGA BAGI MEREKA YANG MENGENAL-NYA &lt;br /&gt;DAN TIDAK ADA ARTINYA BAGI MEREKA YANG MENOLAK-NYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kidung.com)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Yesus NamaMu Yang Termanis ~ Nikita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/yLauUaMNBCk&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/yLauUaMNBCk&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-3559637966531500750?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/3559637966531500750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/yesus-di-atas-segala-nama.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/3559637966531500750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/3559637966531500750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/yesus-di-atas-segala-nama.html' title='YESUS DI ATAS SEGALA NAMA'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-4660595692831364104</id><published>2008-12-15T07:25:00.004+07:00</published><updated>2008-12-15T18:23:54.900+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 17 Desember 2008'/><title type='text'>FAKTOR EMPATI</title><content type='html'>Rabu, 17 Desember 2008&lt;br /&gt;Ibrani 4:14-16&lt;br /&gt;FAKTOR EMPATI&lt;br /&gt;Firman itu telah menjadi manusia, dan tinggal di antara kita&lt;br /&gt;(Yohanes 1:14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teladan sikap empati yang utama adalah Tuhan sendiri. Dia menjadi manusia seperti kita (Yoh 1:14). Dia benar-benar menjadi seperti kita, hingga Dia memahami pergumulan dan kelemahan kita (Ibrani 4:15). Yesus tahu apa yang sedang kita hadapi sebab Dia sendiri menjalani beratnya hidup ini. Karena kita telah menerima kasih karunia-Nya saat kita menderita, maka kita dimampukan untuk mendampingi sesama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAK ADA PRIBADI YANG DAPAT MEMAHAMI KITA SEPERTI YESUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KASIH YESUS ~ NIKITA&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/reD6ZaDo9pk&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/reD6ZaDo9pk&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-4660595692831364104?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/4660595692831364104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/rabu-17-desember-2008-ibrani-414-16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/4660595692831364104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/4660595692831364104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/rabu-17-desember-2008-ibrani-414-16.html' title='FAKTOR EMPATI'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2171893401231986773</id><published>2008-12-15T07:23:00.001+07:00</published><updated>2008-12-15T18:30:13.685+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 16 Desember 2008'/><title type='text'>SAAT SEMUA TAMPAK INDAH</title><content type='html'>Selasa, 16 Desember 2008 &lt;br /&gt;Ulangan 6:10-19 &lt;br /&gt;SAAT SEMUA TAMPAK INDAH&lt;br /&gt;Maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan Tuhan, &lt;br /&gt;yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan&lt;br /&gt;(Ulangan 6:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi banyak orang, hidup ini tampak menyenangkan. Pekerjaan mereka berhasil. Rumah atau apartemen tidak butuh diperbaiki. Rekening uang di bank mereka surplus. Keluarga sehat dan bahagia. Teman-teman pun setia.&lt;br /&gt;Akan tetapi, saat yang menyenangkan dapat menimbulkan bahaya. Pada saat seperti itu, kenyamanan dan kesenangan duniawi dapat menjadi sangat penting sehingga kita tidak memberi banyak tempat bagi Allah dalam pikiran kita. Kesejahteraan dapat segera menjadi tolok ukur kepuasan hidup.&lt;br /&gt;Allah tahu bahwa hal seperti di atas dapat terjadi pada anak-anak-Nya pada saat mereka memasuki Tanah Perjanjian. Oleh sebab itu, Dia mengingatkan mereka agar tidak melupakan sumber dari segala anugerah yang mereka terima (Ulangan 6:12). Dia memberi perintah yang jelas agar mereka:&lt;br /&gt;• takut kepada Tuhan (ayat 13); &lt;br /&gt;• melayani Dia (ayat 13); &lt;br /&gt;• tidak berpaling kepada ilah-ilah lain (ayat 14); &lt;br /&gt;• tidak mencobai Tuhan (ayat 16); &lt;br /&gt;• berpegang pada perintah-perintah-Nya (ayat 17); dan &lt;br /&gt;• melakukan apa yang baik dan benar (ayat 18).&lt;br /&gt;Para sejarawan pernah berujar bahwa dorongan iman biasanya menurun pada saat-saat yang sejahtera. Namun, hal itu tak perlu terjadi pada kita jika kita belajar dari pengalaman orang Israel dan patuh pada perintah-Nya.&lt;br /&gt;Marilah kita selalu mengingat Allah, terutama ketika semua terasa indah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESEJAHTERAAN DAPAT MENJADI ALAT PENGUJI KARAKTER&lt;br /&gt;YANG LEBIH BAIK DARIPADA KEMISKINAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAPA ENGKAU SUNGGUH BAIK ~ NIKITA&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/3RG_DAKCeHc&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/3RG_DAKCeHc&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2171893401231986773?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2171893401231986773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/saat-semua-tampak-indah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2171893401231986773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2171893401231986773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/saat-semua-tampak-indah.html' title='SAAT SEMUA TAMPAK INDAH'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-593587795849099930</id><published>2008-12-15T07:20:00.003+07:00</published><updated>2008-12-15T18:26:35.494+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 15 Desember 2008'/><title type='text'>PARA PENASEHAT</title><content type='html'>Senin, 15 Desember 2008 &lt;br /&gt;Amsal 11:14; 12:15; 27:9&lt;br /&gt;PARA PENASEHAT&lt;br /&gt;Jikalau penasihat banyak, keselamatan ada &lt;br /&gt;(Amsal 11:14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Oktober tahun 1962 ( Pas bulan &amp; Tahub saya lahir ),konon dunia seolah-olah menahan napas saat Amerika Serikat dan Rusia hampir melancarkan perang nuklir. Pada saat itu, Perdana Menteri Nikita Khrushchev telah mengirim bom nuklir ke Kuba dan Presiden John F. Kennedy memerintahkan agar bom tersebut segera dimusnahkan. Ketegangan pun menjadi sangat tinggi pada saat itu.&lt;br /&gt;Kennedy kemudian menghubungi tiga orang mantan presiden Amerika Serikat untuk meminta nasehat dari mereka. Herbert Hoover yang pernah mengalami krisis ekonomi Depresi Besar; Harry Truman yang mengakhiri Perang Dunia kedua; dan Dwight Eisenhower yang pernah menjadi Panglima Tertinggi Sekutu di Eropa. Masing-masing memiliki wawasan bernilai yang dapat dibagikan. Setelah Kennedy berunding dengan ketiga penasehat yang berasal dari Gedung Putih itu, maka ia dapat mengambil keputusan adil yang menghapuskan semua krisis. Hasilnya, perang pun dapat dihindari.&lt;br /&gt;Alkitab mendorong kita untuk mencari nasehat dari orang yang bijaksana. Amsal 11:14 mengatakan, "Jikalau tidak ada pimpinan jatuhlah bangsa, tetapi jikalau penasehat banyak, keselamatan ada." Kata yang diterjemahkan "penasehat" (counsel) adalah terjemahan bahasa Ibrani untuk "mengemudikan sebuah kapal". Nasehat yang bijak akan menuntun kita ke arah yang benar.&lt;br /&gt;Apakah Anda sedang mengalami krisis? Seorang yang benar-benar bijaksana akan terbuka untuk memberikan nasehat dan saran bagi orang lain. Tidakkah hari ini Anda berdoa untuk mendapatkan nasehat dari orang-orang percaya yang saleh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIKA ANDA MENCARI NASIHAT YANG BIJAK, &lt;br /&gt;MAKA ANDA MELIPATGANDAKAN KESEMPATAN UNTUK MENDAPATKAN KEPUTUSAN YANG BENAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KU BERSYUKUR ~ NIKITA&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/ZLLZXhqzSKw&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/ZLLZXhqzSKw&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-593587795849099930?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/593587795849099930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/para-penasehat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/593587795849099930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/593587795849099930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/para-penasehat.html' title='PARA PENASEHAT'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-1926556070324440621</id><published>2008-12-15T07:17:00.003+07:00</published><updated>2008-12-15T17:54:34.776+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 14 Desember 2008'/><title type='text'>JAWABAN DOA</title><content type='html'>Minggu, 14 Desember 2008 &lt;br /&gt;1 Yohanes 3:16-23&lt;br /&gt;JAWABAN DOA&lt;br /&gt;Dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari Dia, &lt;br /&gt;karena kita menuruti segala perintah-Nya dan melakukan apa yang berkenan kepada-Nya &lt;br /&gt;(1 Yohanes 3:22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berkenan memberikan apa yang kita minta sesuai dengan kehendak-Nya. Jangan menyepelekan keinginan Allah untuk menjawab doa-doa kita. Barangkali Anda akan menerima jawaban yang mengejutkan sebentar lagi - DJ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIKA ANDA YAKIN KEPADA ALLAH&lt;br /&gt;MAKA ALLAH AKAN MEYAKINKAN ANDA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YESUS JAWABAN&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/fJpFUJkNoi4&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/fJpFUJkNoi4&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-1926556070324440621?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/1926556070324440621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/minggu-14-desember-2008-1-yohanes-316.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/1926556070324440621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/1926556070324440621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/minggu-14-desember-2008-1-yohanes-316.html' title='JAWABAN DOA'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-862513889863936708</id><published>2008-12-15T07:14:00.002+07:00</published><updated>2008-12-15T18:33:27.684+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 13 Desember 2008'/><title type='text'>YESUS mengubah Tangisan menjadi Tarian</title><content type='html'>Sabtu, 13 Desember 2008&lt;br /&gt;Mazmur 30:5-13 &lt;br /&gt;YESUS MENGUBAH TANGISAN MENJADI TARIAN&lt;br /&gt;Sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai &lt;br /&gt;(Mazmur 30:6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup menjadi suram bila Anda tidak memiliki harapan.&lt;br /&gt;Ada sebagian orang yang jiwanya telah menjadi beku. Kekerasan hidup telah membeku dalam jiwa-jiwa mereka. Karena mengalami kekecewaan hidup, maka setiap hari mereka dirundung oleh keputusasaan. "Sepanjang malam ada tangisan," kata sang pemazmur, "menjelang pagi terdengar sorak-sorai" (Mazmur 30:6). Dalam setiap kegelapan hidup yang kita alami, Allah rindu untuk mengubah ratapan kita menjadi tarian yang penuh sukacita (ayat 12).&lt;br /&gt;Daud menulis, "Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku" (Mazmur 94:19). Jika Anda berseru kepada Allah di tengah "musim dingin" Anda, maka hari ini Anda akan dapat mengalami sukacita Kristus yang lahir pada Natal - CK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SALIB MENGUBAH HIDUPKU ~ Connie Maria Mamahit&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/xOc1cRTC_yk&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/xOc1cRTC_yk&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-862513889863936708?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/862513889863936708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/yesus-mengubah-tangisan-menjadi-tarian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/862513889863936708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/862513889863936708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/yesus-mengubah-tangisan-menjadi-tarian.html' title='YESUS mengubah Tangisan menjadi Tarian'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2359234604338407685</id><published>2008-12-12T21:18:00.010+07:00</published><updated>2008-12-13T23:49:22.735+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 12 Desember 2008'/><title type='text'>SELALU BELAJAR  BERSYUKUR</title><content type='html'>Jumat, 12 Desember 2008&lt;br /&gt;Pengkhotbah 3:1-8 &lt;br /&gt;BELAJAR Selalu BERSYUKUR dalam SEGALA HAL.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya (Pengkhotbah 3:1)&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” 1 Tesalonika 5:18&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Saya tumbuh besar dikampung yg tandus dilingkungan yg kurang berada,menyelesaikan sekolah sampai SLTA pun harus dengan perjuangan berat,dan merantau ke Ibukota berpetualang dalam kerasnya kehidupan Ibukota seperti gelombang pasang atau surut...seperti Musim Hujan atau Panas, sedang Subur atau sedang Kekeringan.Tetapi kita harus selalu berusaha Bersyukur dalam keadaan apapun.Walaupun semakin ditempa dengan keadaan tetapi Tuhan juga akan selalu memberikan Kekuatan melebihi segala perkara yang kita hadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Pengkhotbah 3:1-8, Salomo menyadari akan adanya siklus kehidupan. Ia berkata bahwa ada waktu untuk menanam dan untuk menuai, ada waktu untuk menangis dan untuk tertawa, ada waktu untuk meratap dan untuk menari, ada waktu untuk memeluk dan untuk menahan diri dari memeluk, ada waktu untuk berdiam diri dan untuk bicara, ada waktu mengasihi untuk dan untuk membenci.&lt;br /&gt;Sama seperti Allah yang menentukan cuaca, Dia juga mengatur siklus kehidupan: "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya" (Pengkhotbah 3:1). Apakah kita akan menolak dan mengeluhkan kondisi kita yg tidak sesuai dg kemauan kita ? Atau kita percaya kepada Allah apa pun yang Dia rencanakan bagi kita?&lt;br /&gt;Apa pun situasi kita saat ini, dan kita dapat bersyukur...bagaimanapun keadaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DARIPADA BERDOA AGAR KEADAAN BERUBAH&lt;br /&gt;LEBIH BAIK BERDOA AGAR ADA HATI YANG BERUBAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sources:( beberapa sumber ~ edit)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;INDAH PADA WAKTUNYA ~ Febby Febiola&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/NqQKS0J8lNw&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/NqQKS0J8lNw&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2359234604338407685?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2359234604338407685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/mensyukuri-segala-musim.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2359234604338407685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2359234604338407685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/mensyukuri-segala-musim.html' title='SELALU BELAJAR  BERSYUKUR'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-7413087422506663282</id><published>2008-12-12T21:13:00.002+07:00</published><updated>2008-12-15T18:38:51.313+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 11 Desember 2008'/><title type='text'>DATANG SEGERA..!!</title><content type='html'>Kamis, 11 Desember 2008 &lt;br /&gt;Wahyu 22:6-17 &lt;br /&gt;DATANG SEGERA!&lt;br /&gt;Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku &lt;br /&gt;(Wahyu 22:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir tahun 2004 dan di awal tahun 2005, dunia dilanda serangkaian bencana alam. Apakah ini merupakan tanda kedatangan Yesus Kristus untuk kedua kalinya? Apakah ini merupakan bukti dari murka Allah, dan hukuman-Nya atas dosa-dosa manusia? Atau, apakah ini sekadar pergolakan dari kekuatan alam?&lt;br /&gt;Entah apa pun penjelasan kita terhadap kejadian ini, kita perlu melihat berbagai hal tersebut dari sudut pandang yang luas. Sudah berabad-abad kejadian seperti ini terjadi berulang kali. Tidak hanya itu, manusia sendiri pun telah melakukan perbuatan yang menimbulkan penderitaan yang biadab dan menghancurkan orang lain.&lt;br /&gt;Renungkanlah salah satu peristiwa sejarah, yaitu jatuhnya Roma pada tahun 445 seperti yang digambarkan seorang pemimpin gereja: "Rakyat kami tidak percaya lagi akan masa depan, terutama mereka yang tinggal di bagian kota yang paling miskin. Mereka tidak memiliki pekerjaan, makanan, dan tidak mempunyai kesempatan hidup yang lebih baik. Di beberapa bagian kota ini memang terjadi berbagai pemberontakan, tetapi di kebanyakan tempat timbul keputusasaan yang mendalam akibat pemberontakan itu. Saya yakin Kristus mendengar tangisan kami dan Dia akan segera datang."&lt;br /&gt;Bencana alam dan perbuatan manusia yang tidak manusiawi akan terus berlanjut tanpa dapat diduga sampai Tuhan Yesus datang kembali untuk kedua kalinya. Kita semua merindukan kedatangan-Nya kembali karena Dia pasti akan mengubah segala sesuatunya menjadi baik - VG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAAT DUNIA SEMAKIN KELAM - JANJI KEDATANGAN KEMBALI&lt;br /&gt;SANG PUTRA ALLAH SEMAKIN TERANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir.Niko Njotorahardjo.&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/79EPEHwKu1Y&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/79EPEHwKu1Y&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-7413087422506663282?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/7413087422506663282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/datang-segera.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7413087422506663282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7413087422506663282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/datang-segera.html' title='DATANG SEGERA..!!'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-7806347731550185970</id><published>2008-12-01T23:14:00.000+07:00</published><updated>2008-12-01T23:21:08.813+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 10 Desember 2008'/><title type='text'>JEJAK HATI</title><content type='html'>Rabu, 10 Desember 2008 &lt;br /&gt;Kisah Rasul 9:36-43 &lt;br /&gt;JEJAK HATI&lt;br /&gt;Dorkas .... Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah &lt;br /&gt;(Kisah Rasul 9:36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita meninggalkan sidik jari di kenop pintu, buku, tembok, atau keyboard. Karena setiap orang memiliki sidik jari yang berbeda, maka setiap kali kita memegang sesuatu, identitas kita pasti akan tertinggal di sana. Beberapa supermarket di luar negeri bahkan menggunakan suatu teknologi yang memungkinkan para pelanggan dapat melakukan pembayaran dengan memindai sidik jari. Setiap sidik jari dan nomor rekening pelanggan didokumentasikan, sehingga untuk membayar tagihan mereka hanya perlu memindai sidik jari.&lt;br /&gt;Seorang wanita yang hidup di zaman gereja mula-mula meninggalkan jejak yang lain, yaitu "jejak hati". Dorkas menyentuh hidup banyak orang dengan talentanya yang unik, yakni menjahit dan memberi baju. Ia digambarkan sebagai orang yang "banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah" (Kisah Para Rasul 9:36). Kita sebenarnya juga dapat menjadi orang yang "yang rajin berbuat baik" (Titus 2:14). Kita mempunyai jejak hati yang unik, yang dapat menyentuh hati orang lain.&lt;br /&gt;Seorang penulis tak dikenal menulis sebuah doa tentang memberi semangat bagi orang lain: "Ya Allah, ke mana pun aku pergi, izinkan aku meninggalkan jejak hati! Jejak hati belas kasihan, pengertian, dan kasih. Jejak hati yang penuh kebaikan dan kepedulian yang tulus. Kiranya hatiku menyentuh orang yang kesepian, anak perempuan yang pergi dari rumah, atau ibu-ibu yang risau bahkan kakek-kakek tua. Utuslah aku untuk meninggalkan jejak hatiku. Dan, jika ada seorang yang mengatakan, "Aku tersentuh", kiranya ia merasakan kasih-Mu melalui aku."&lt;br /&gt;Apakah Anda akan menaikkan doa yang sama hari ini? - AC &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANUSIA YANG MEMILIKI HATI UNTUK ALLAH&lt;br /&gt;JUGA MEMILIKI HATI UNTUK MANUSIA&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-7806347731550185970?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/7806347731550185970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/jejak-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7806347731550185970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7806347731550185970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/jejak-hati.html' title='JEJAK HATI'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2689658679674860606</id><published>2008-12-01T23:11:00.000+07:00</published><updated>2008-12-01T23:14:27.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 09 Desember 2008'/><title type='text'>GULUNGAN NASKAH KUNO</title><content type='html'>Selasa, 09 Desember 2008 &lt;br /&gt;Ulangan 6:4-9&lt;br /&gt;GULUNGAN NASKAH KUNO&lt;br /&gt;Haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu &lt;br /&gt;(Ulangan 6:7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga saya sangat ingin mengunjungi pameran koleksi Gulungan Kitab Laut Mati (Dead Sea Scroll), yang dibawa dari Israel. Salinan naskah kuno dari Perjanjian Lama ini membuktikan bahwa Alkitab kita tetap akurat selama berabad-abad. Keponakan kami, Daniel dengan sangat senangnya menceritakan rencana darmawisata itu kepada teman-teman sekolahnya, "Keluarga kami akan pergi mengunjungi \'pemulung Laut Mati!\'" Kami semua tertawa mendengar kata "gulungan" yang ia eja secara keliru. Karena masih kecil ia mengubah kata "gulungan" yang tidak ia mengerti menjadi kata yang sudah ia kenal. Akan tetapi, dalam antusiasme kanak-kanaknya, ia tahu keluarga kami hendak melihat sesuatu yang luar biasa!&lt;br /&gt;Kegembiraan Daniel memperlihatkan betapa pentingnya aspek rohani dalam pengasuhan anak. Nilai-nilai tidak saja ditanamkan kepada anak-anak lewat perkataan, tetapi juga melalui emosi yang kita tunjukkan. Apresiasi kita terhadap firman Allah dapat dikomunikasikan kepada anak-anak dengan berbagai cara (Ulangan 6:4-9), termasuk perbincangan kita dengan orang lain yang ia dengarkan.&lt;br /&gt;Anak-anak yang masih kecil barangkali belum dapat mengerti setiap pemikiran rohani yang sedang kita diskusikan, tetapi mereka bisa menangkap sisi penting yang terkandung di dalamnya. Anak-anak dapat menarik nilai-nilai rohani dan bertumbuh dalam pengertian yang benar pada saat kita memperlihatkan dan memberi contoh tentang menghormati dan bersukacita akan firman Tuhan - HF &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANTARKAN SEORANG ANAK KE JALAN YANG HARUSNYA IA TUJU&lt;br /&gt;NAMUN PASTIKAN BAHWA ANDA JUGA MELALUI JALAN TERSEBUT&lt;br /&gt;(Souerces:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2689658679674860606?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2689658679674860606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/gulungan-naskah-kuno.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2689658679674860606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2689658679674860606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/gulungan-naskah-kuno.html' title='GULUNGAN NASKAH KUNO'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2415229631231087252</id><published>2008-12-01T23:09:00.000+07:00</published><updated>2008-12-01T23:11:25.715+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 08 Desember 2008'/><title type='text'>BADAI KEHIDUPAN</title><content type='html'>Senin, 08 Desember 2008 &lt;br /&gt;Markus 4:35-41&lt;br /&gt;BADAI KEHIDUPAN&lt;br /&gt;Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia memelihara kamu &lt;br /&gt;(1 Petrus 5:7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emilie, istri seorang pendeta Jerman bernama Christoph Blumhardt yang hidup pada abad ke-19, heran melihat ketekunan suaminya dalam mendoakan jemaat. Suaminya bahkan tidak pernah tertidur saat mendoakan mereka. Suatu malam Emilie bertanya, "Apa rahasiamu sehingga dapat berdoa seperti itu?"&lt;br /&gt;Suaminya menjawab, "Apakah Allah yang kita sembah begitu lemah, sehingga dengan mengkhawatirkan jemaat aku dapat mendukung kesejahteraan mereka?" Kemudian ia menambahkan, "Tidak! Setiap hari kita harus menanggalkan semua beban dan menyerahkannya kepada Allah."&lt;br /&gt;Suatu sore Tuhan Yesus bersama para muridnya menyeberangi Danau Galilea. Karena kelelahan setelah seharian melayani, Tuhan Yesus pun tertidur di geladak kapal. Tiba-tiba badai melanda danau itu dengan sangat hebat, sehingga murid-murid Tuhan yang dulunya adalah para nelayan pun menjadi sangat ketakutan. Akan tetapi, Tuhan Yesus tetap tidur sampai murid-murid-Nya yang ketakutan berteriak minta tolong dan membangunkan Dia. "Guru, tidak pedulikah Engkau kalau kita binasa?" (Markus 4:38). Kita tahu, Yesus sudah terbiasa memercayakan diri kepada Bapa surgawi. Dengan memegang komitmen seperti itu, Yesus dapat tertidur di tengah badai yang menggelora.&lt;br /&gt;Manakala kekhawatiran merasuki pikiran kita, mari serahkan semua kekhawatiran itu kepada Allah dan jangan sekali-kali kita ambil kembali (1 Petrus 5:7). Itulah rahasia bagaimana kita dapat memiliki jiwa yang penuh kedamaian meskipun sedang berada dalam badai kehidupan - VG &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEPASKANLAH BEBAN ANDA &lt;br /&gt;DENGAN MENYERAHKANNYA KEPADA ALLAH&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2415229631231087252?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2415229631231087252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/badai-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2415229631231087252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2415229631231087252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/badai-kehidupan.html' title='BADAI KEHIDUPAN'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2805393615790780310</id><published>2008-12-01T23:05:00.001+07:00</published><updated>2008-12-01T23:08:00.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 07 Desember 2008'/><title type='text'>RUMAH YANG KOKOH</title><content type='html'>Minggu, 07 Desember 2008&lt;br /&gt;Matius 7:15-27&lt;br /&gt;RUMAH YANG KOKOH&lt;br /&gt;Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu bertiuplah angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak roboh (Matius 7:25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sebuah artikel yang dimuat di Wall Street Journal, dikatakan bahwa sebagian orang Amerika saat ini telah membangun rumah yang lebih kokoh daripada waktu-waktu sebelumnya.&lt;br /&gt;Badai, banjir, dan tornado telah menyebabkan kerusakan harta benda yang bernilai jutaan dolar di seluruh negara. Karena itu, didorong oleh faktor bisnis, pemerintah, dan perusahaan asuransi, sebagian kontraktor telah membuat konstruksi rumah yang sangat kokoh dengan jendela yang mampu menahan angin berkecepatan 250 km/jam, penggunaan paku atap yang sangat kuat dan tidak mudah patah, serta material lain yang kekuatannya dapat menahan kebisingan jet supersonik.&lt;br /&gt;Bolingbrook, Illinois, adalah sebuah area permukiman yang pernah hancur oleh angin tornado pada tahun 1990-an. Kemudian sebuah perusahaan konstruksi membangun rumah-rumah yang kokoh di daerah tersebut dengan harapan bahwa kejadian yang sama tidak akan terulang kembali.&lt;br /&gt;Kita yang mengenal Tuhan Yesus menyadari bahwa fondasi rohani pun harus kuat dan aman. Dalam bacaan Kitab Suci hari ini, Kristus menggambarkan dengan jelas bagaimana seharusnya sebuah fondasi itu dibangun pada saat Dia merujuk pada kalimat "setiap orang yang mendengar perkataan-Ku" (Matius 7:24), demikian juga saat Dia mengajarkan Khotbah di Bukit (Matius 5-7).&lt;br /&gt;Apabila kita menerima dengan iman perkataan dan karya Yesus yang dilakukan semata demi kebaikan kita, maka kehidupan rohani kita akan berdiri di atas sebuah batu yang kokoh, yaitu Yesus Kristus - DC &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AGAR DAPAT BERTAHAN DALAM BADAI HIDUP&lt;br /&gt;BERPEGANGLAHLAH PADA BATU KEHIDUPAN&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2805393615790780310?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2805393615790780310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/rumah-yang-kokoh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2805393615790780310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2805393615790780310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/rumah-yang-kokoh.html' title='RUMAH YANG KOKOH'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6838806387653902770</id><published>2008-12-01T23:01:00.001+07:00</published><updated>2008-12-01T23:05:35.958+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 06 Desember 2008'/><title type='text'>MENANTIKAN ALLAH</title><content type='html'>Sabtu, 06 Desember 2008&lt;br /&gt;Lukas 2:25-35&lt;br /&gt;MENANTIKAN ALLAH&lt;br /&gt;Simeon ... seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel &lt;br /&gt;Lukas 2:25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis Henri Nouwen mengamati bahwa ternyata halaman-halaman pertama Injil Lukas dipenuhi dengan orang-orang yang sedang menanti. Mereka adalah Zakharia dan Elisabet, Maria dan Yusuf, Simeon dan Ana. Mereka semua menantikan pemenuhan janji Allah. Akan tetapi, bukannya menanti dengan sikap yang pasif, mereka justru dengan aktif mencari Tuhan setiap hari dalam hidup mereka. Nouwen menyebut sikap mereka sebagai sikap "siap sedia".&lt;br /&gt;Simeon, misalnya. Alih-alih dikendalikan oleh rasa putus asa, ia justru dituntun oleh Roh yang kemudian mendorongnya untuk pergi ke Bait Allah. Kata-kata pujian yang terlontar dari mulutnya pada saat melihat bayi Yesus, Sang Mesias yang dijanjikan, mencerminkan suatu teladan harapan yang penuh kesabaran kepada Allah. Ia berkata, "Mataku telah melihat keselamatan yang dari-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menyatakan kehendak-Mu bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel" (Lukas 2:30-32).&lt;br /&gt;Banyak di antara kita yang menantikan jawaban doa atau pemenuhan janji dari Allah. Firman-Nya datang kepada kita, sama seperti pengalaman mereka yang disatukan dalam berbagai peristiwa yang menandai Natal pertama: "Jangan takut, hai Zakharia" (1:13); "Jangan takut, hai Maria" (1:30); "Jangan takut, [hai para gembala]" (2:10).&lt;br /&gt;Apabila kita mendengarkan Allah melalui firman-Nya dan menaati-Nya, kita akan menemukan kebaikan dan kuasa-Nya ketika kita menanti-Nya - DC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAKTU YANG DIHABISKAN UNTUK "MENANTIKAN ALLAH"&lt;br /&gt;TIDAK PERNAH SIA-SIA&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6838806387653902770?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6838806387653902770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/menantikan-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6838806387653902770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6838806387653902770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/menantikan-allah.html' title='MENANTIKAN ALLAH'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-7140194129773806011</id><published>2008-12-01T23:00:00.000+07:00</published><updated>2008-12-01T23:01:22.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 05 Desember 2008'/><title type='text'>KEBAJIKAN-NYA TETAP</title><content type='html'>Jumat, 05 Desember 2008&lt;br /&gt;Mazmur 112:4-9&lt;br /&gt;KEBAJIKAN-NYA TETAP&lt;br /&gt;Kebajikan-Nya tetap untuk selama-lamanya &lt;br /&gt;Mazmur 112:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita kerap merasa tidak bahagia saat semakin tua karena kita rindu akan "masa lalu yang membahagiakan", yaitu saat kita menikmati kesehatan, kekayaan, jabatan, atau kekuasaan. Akan tetapi, semua yang diberikan dunia ini tidak akan bertahan lama. Semua itu tidak pasti, dapat berubah, dan tidak tetap. Pada saatnya nanti, semua itu dapat diambil dari kita dan digantikan dengan kemiskinan, pengasingan, kelemahan, serta penderitaan.&lt;br /&gt;Ketika kita menyadari bahwa dunia ini dan segala sesuatu yang ada di dalamnya tidak kekal dan tidak bisa diperkirakan, kita akhirnya mengharapkan sesuatu yang kekal. Apa yang masih dapat kita miliki?&lt;br /&gt;Pemazmur menulis, "Kebajikan-Nya [Allah] tetap untuk selama-lamanya" (112:9). Ini tidak bisa diganggu gugat dan tidak bisa lapuk oleh waktu dan keadaan. Tidak satu pun peristiwa yang terjadi di dunia ini yang bisa merampasnya. Ini tidak akan berubah, meskipun kehidupan mengambil milik kita satu per satu.&lt;br /&gt;Kebajikan ini menjadi milik kita jika kita mendekat kepada Allah melalui iman kepada Yesus Kristus (lihat Roma 1:17; 3:21-26). Dialah batu karang kita, keselamatan kita, dan satu-satunya sumber kebahagiaan sejati serta kekal. Mazmur 112:1 mengatakan, "Berbahagialah orang yang takut akan Tuhan, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya."&lt;br /&gt;Bersukacitalah di dalam Tuhan dan firman-Nya, maka Anda akan menemukan kebahagiaan yang sejati. Hanya Dialah yang bisa memberikan kebajikan yang akan tetap tinggal sampai selama-lamanya - DR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA AKAN MERASA BAHAGIA &lt;br /&gt;JIKA KITA BERSUKACITA DI DALAM TUHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-7140194129773806011?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/7140194129773806011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/kebajikan-nya-tetap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7140194129773806011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7140194129773806011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/kebajikan-nya-tetap.html' title='KEBAJIKAN-NYA TETAP'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-3894082077769232035</id><published>2008-12-01T22:57:00.002+07:00</published><updated>2008-12-01T23:05:11.125+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 04 Desember 2008'/><title type='text'>KARYA SENI ALLAH</title><content type='html'>Kamis, 04 Desember 2008 &lt;br /&gt;Kolose 3:8-17 &lt;br /&gt;KARYA SENI ALLAH&lt;br /&gt;... mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbarui &lt;br /&gt;untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Penciptanya &lt;br /&gt;Kolose 3:10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vincent Van Gogh membeli cermin dan menggunakan gambaran wajahnya sendiri di banyak lukisannya. Rembrandt juga menggunakan dirinya sendiri sebagai model, buktinya ia menyelesaikan hampir 100 potret diri. Para seniman ini memiliki panutan yang sangat baik, yakni Allah sendiri, yang menggunakan gambar diri-Nya sendiri sebagai pola bagi ciptaan-Nya yang termulia (Kejadian 1:27).&lt;br /&gt;Henry Ward Beecher, pendeta pada abad ke-19 yang termasyhur, berkata, "Setiap seniman mencelupkan kuasnya ke dalam jiwanya sendiri, dan melukiskan dirinya sendiri pada lukisan yang dibuatnya." Di dalam segala sesuatu yang kita ciptakan -- karya seni, musik, karya sastra, bahkan anak-anak kita -- akan terungkap sebagian kecil diri kita. Begitu juga dengan Allah; kita masing-masing mengungkapkan sebagian kecil dari diri-Nya. Gambaran tersebut mungkin menjadi kusam, tetapi gambar itu akan selalu ada dan tidak bisa dihilangkan.&lt;br /&gt;Perubahan-perubahan lahiriah yang kita lakukan tidak akan memperbaiki berbagai kekurangan yang ada pada diri kita. Pakaian, kosmetik, dan operasi memang dapat membuat kita menjadi tampak seperti orang lain, tetapi tidak seperti mahakarya unik yang telah dirancang Allah dalam diri kita masing-masing. Kita memerlukan "diri" yang benar-benar baru (Kolose 3:10), diri yang diperbarui menurut gambar-Nya dan didandani dengan pakaian belas kasih, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran (ayat 12).&lt;br /&gt;Untuk memperbaiki citra "diri" Anda, kenakan karakter Allah dan perlihatkan citra-Nya dengan segala kemuliaan-Nya - J &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANAK-ANAK ALLAH HARUS MENCERMINKAN KEMIRIPAN DENGAN BAPA MEREKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-3894082077769232035?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/3894082077769232035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/karya-seni-allah_01.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/3894082077769232035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/3894082077769232035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/karya-seni-allah_01.html' title='KARYA SENI ALLAH'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-880869136052150010</id><published>2008-12-01T22:57:00.000+07:00</published><updated>2008-12-01T22:59:00.248+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 04 Desember 2008'/><title type='text'>KARYA SENI ALLAH</title><content type='html'>Kamis, 04 Desember 2008 &lt;br /&gt;Kolose 3:8-17 &lt;br /&gt;KARYA SENI ALLAH&lt;br /&gt;... mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbarui &lt;br /&gt;untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Penciptanya &lt;br /&gt;Kolose 3:10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vincent Van Gogh membeli cermin dan menggunakan gambaran wajahnya sendiri di banyak lukisannya. Rembrandt juga menggunakan dirinya sendiri sebagai model, buktinya ia menyelesaikan hampir 100 potret diri. Para seniman ini memiliki panutan yang sangat baik, yakni Allah sendiri, yang menggunakan gambar diri-Nya sendiri sebagai pola bagi ciptaan-Nya yang termulia (Kejadian 1:27).&lt;br /&gt;Henry Ward Beecher, pendeta pada abad ke-19 yang termasyhur, berkata, "Setiap seniman mencelupkan kuasnya ke dalam jiwanya sendiri, dan melukiskan dirinya sendiri pada lukisan yang dibuatnya." Di dalam segala sesuatu yang kita ciptakan -- karya seni, musik, karya sastra, bahkan anak-anak kita -- akan terungkap sebagian kecil diri kita. Begitu juga dengan Allah; kita masing-masing mengungkapkan sebagian kecil dari diri-Nya. Gambaran tersebut mungkin menjadi kusam, tetapi gambar itu akan selalu ada dan tidak bisa dihilangkan.&lt;br /&gt;Perubahan-perubahan lahiriah yang kita lakukan tidak akan memperbaiki berbagai kekurangan yang ada pada diri kita. Pakaian, kosmetik, dan operasi memang dapat membuat kita menjadi tampak seperti orang lain, tetapi tidak seperti mahakarya unik yang telah dirancang Allah dalam diri kita masing-masing. Kita memerlukan "diri" yang benar-benar baru (Kolose 3:10), diri yang diperbarui menurut gambar-Nya dan didandani dengan pakaian belas kasih, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran (ayat 12).&lt;br /&gt;Untuk memperbaiki citra "diri" Anda, kenakan karakter Allah dan perlihatkan citra-Nya dengan segala kemuliaan-Nya - J &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANAK-ANAK ALLAH HARUS MENCERMINKAN KEMIRIPAN DENGAN BAPA MEREKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-880869136052150010?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/880869136052150010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/karya-seni-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/880869136052150010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/880869136052150010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/karya-seni-allah.html' title='KARYA SENI ALLAH'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6547930834193078456</id><published>2008-12-01T22:54:00.001+07:00</published><updated>2008-12-01T22:57:03.373+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 03 Desember 2008'/><title type='text'>SAAT ITULAH SAYA TAHU</title><content type='html'>Rabu, 03 Desember 2008&lt;br /&gt;Kisah Para Rasul 26:8-18&lt;br /&gt;SAAT ITULAH SAYA TAHU&lt;br /&gt;Aku akan mengutus engkau kepada mereka, untuk membuka mata mereka,supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang. &lt;br /&gt;Kisah Para Rasul 26:17,18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampu panggung meredup ketika Tom Whittaker mulai menyanyikan Mary, Did You Know? Petikan gitar yang lembut dan mantap dengan indah mengiringi suaranya yang tenang dan dalam. Istrinya, Gloria, mengatakan ketika pertama kali mendengar Tom menyanyikan lagu itu, Gloria jatuh cinta kepadanya.&lt;br /&gt;Banyak orang yang mengenal Yesus sebagai Juru Selamat dapat menunjuk suatu momen khusus yang membuat mereka menyadari besarnya kasih Allah yang mengagumkan bagi mereka. Saat itulah, mereka memahami kasih Allah. Ray Boltz menggambarkannya dalam lagu:&lt;br /&gt;Pada kejadian itu/Saat itu pula aku mengerti/ Bagaikan berjalan dalam gelap/Cahaya muncul menerangi.&lt;br /&gt;Paulus menemukan momen seperti itu ketika menuju Damsyik. Pertemuan pertamanya dengan Yesus mengubahnya dari seorang penganiaya kejam orang kristiani menjadi misioner besar yang pertama. Berkat pengalaman yang membuka matanya ini, kasih Paulus yang baru kepada Juru Selamat mendorongnya untuk mewartakan Injil kepada setiap orang yang ditemuinya (Kisah Para Rasul 26).&lt;br /&gt;Mungkin Anda tahu tentang Kristus, tetapi tak pernah memercayakan keselamatan kepada-Nya. Yohanes menulis, "Kita tahu bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup" (1 Yohanes 3:14). Namun, pernyataan itu hanya berlaku bagi mereka yang mencari pengampunan dari Yesus.&lt;br /&gt;Karena kasih Allah, Anda juga bisa "memperoleh pengampunan dosa" melalui Yesus Kristus (Kisah Para Rasul 26:18) dan "dilahirkan kembali" (Yohanes 3:3). Sekaranglah waktunya - CK &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGETAHUI BAHWA ALLAH ADA&lt;br /&gt;BERBEDA DENGAN MENGENAL ALLAH YANG SEBENARNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6547930834193078456?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6547930834193078456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/saat-itulah-saya-tahu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6547930834193078456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6547930834193078456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/saat-itulah-saya-tahu.html' title='SAAT ITULAH SAYA TAHU'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2818973494376410190</id><published>2008-12-01T22:49:00.002+07:00</published><updated>2008-12-01T22:53:47.248+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 02 Desember 2008'/><title type='text'>TAKUT SETENGAH MATI</title><content type='html'>Selasa, 02 Desember 2008&lt;br /&gt;1 Korintus 15:51-58&lt;br /&gt;TAKUT SETENGAH MATI&lt;br /&gt;Juru Selamat kita Yesus Kristus, yang melalui Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa &lt;br /&gt;(2 Timotius 1:10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baris pembuka sebuah lagu country, "Sarabeth is scared to death ..." [Sarabeth takut setengah mati] menggambarkan kepada pendengarnya mengenai hati seorang gadis remaja yang sangat ketakutan karena didiagnosa menderita penyakit kanker. Lirik lagu Skin (Sarabeth) memaparkan pergumulan yang dihadapinya. Pergumulannya itu tidak hanya berkaitan dengan penyakit dan pengobatannya, tetapi juga berhubungan dengan bukti nyata dari pergumulannya, yaitu rambutnya yang rontok (judul lagu tersebut diambil dari sini). Ini adalah lagu kemenangan yang menyentuh di tengah-tengah suatu tragedi, ketika Sarabeth menghadapi ketakutan hidup-dan-mati yang memang mengerikan akibat kanker yang dideritanya tersebut.&lt;br /&gt;Bayangan kematian menghadang setiap manusia. Namun, entah kita menghadapi kenyataan tersebut dengan rasa takut atau dengan penuh keyakinan, tidak tergantung pada ada atau tidaknya pandangan hidup yang baik atau sikap positif. Cara kita menghadapi kematian, seluruhnya tergantung pada apakah kita memiliki hubungan pribadi dengan Yesus, yang memberikan diri-Nya untuk mati supaya kematian itu sendiri dapat dipatahkan.&lt;br /&gt;Rasul Paulus pernah menulis kepada Timotius bahwa Juru Selamat kita adalah Dia yang "melalui Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa" (2 Timotius 1:10). Dengan demikian, kita tidak perlu merasa takut setengah mati pada saat melewati masa-masa hidup yang paling sulit sekalipun.&lt;br /&gt;Kita dapat hidup dengan penuh keyakinan dan harapan karena Yesus telah menaklukkan maut - WE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KARENA KRISTUS HIDUP KITA TIDAK PERLU TAKUT TERHADAP KEMATIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2818973494376410190?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2818973494376410190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/takut-setengah-mati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2818973494376410190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2818973494376410190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/takut-setengah-mati.html' title='TAKUT SETENGAH MATI'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-9151289520635970920</id><published>2008-12-01T17:42:00.004+07:00</published><updated>2008-12-01T22:52:24.314+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 01 Desember 2008'/><title type='text'>APAKAH ALLAH LUPA..?</title><content type='html'>Senin, 01 Desember 2008&lt;br /&gt;APAKAH ALLAH LUPA?&lt;br /&gt;Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka .&lt;br /&gt;Ibrani 8:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah rindu mengampuni para pendosa! Namun, dalam benak banyak orang, pemikiran ini rasanya terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Tak terhitung khotbah yang telah disampaikan untuk meyakinkan orang-orang yang dibebani rasa bersalah bahwa ini benar. Kebanyakan khotbah menekankan bahwa Allah tak hanya mengampuni pendosa, tetapi juga lupa akan dosanya. Saya sendiri sering berkata demikian pada diri saya, tanpa meragukan kebenarannya.&lt;br /&gt;Pada suatu hari Minggu saya mendengar khotbah yang benar-benar mengubah pemikiran saya. Saya merasa tertarik ketika pembicara itu berkata, "Saya tidak terlalu yakin pada ajaran bahwa Allah lupa pada dosa saya. Lagi pula, bagaimana jika seandainya Dia tiba-tiba ingat? Bagaimanapun, hanya yang tidak sempurna yang bisa lupa, akan tetapi Allah adalah sempurna."&lt;br /&gt;Ketika saya mempertanyakan dasar alkitabiah atas pernyataan tersebut, pendeta itu membaca Ibrani 8:12, "Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka." Lalu ia berkata, "Allah tidak mengatakan bahwa Dia akan lupa pada dosa kita -- Dia mengatakan bahwa Dia tidak akan mengingatnya lagi! Janji-Nya untuk tidak mengingat dosa kita lebih kuat daripada mengatakan bahwa Dia akan lupa pada dosa kita. Sekarang, janji itulah yang meyakinkan saya!"&lt;br /&gt;Apakah Anda khawatir masih ada dosa-dosa tertentu yang akan menyebabkan Anda dihukum suatu hari nanti? Karena Kristus mati demi dosa-dosa kita (1 Korintus 15:3), Allah berjanji untuk mengampuni kita dan tak akan mengingat dosa kita lagi (Mazmur 103:12) - J &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNTUK MENIKMATI MASA DEPAN&lt;br /&gt;TERIMALAH PENGAMPUNAN ALLAH ATAS MASA LAMPAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-9151289520635970920?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/9151289520635970920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/apakah-allah-lupa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/9151289520635970920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/9151289520635970920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/12/apakah-allah-lupa.html' title='APAKAH ALLAH LUPA..?'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-918215837616326816</id><published>2008-11-30T23:40:00.005+07:00</published><updated>2008-12-01T17:22:02.912+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN TUTUP BULAN NOVEMBER 2008'/><title type='text'>TUHAN JESUS ...INI OWE ACONG..!</title><content type='html'>Saya sangat tertarik dengan Artikel ini saat saya kunjungi blog di saatteduh , yg menyadarkan aku betapa seringnya kita melupakan kewajiban untuk datang pada Tuhan dalam Ibadah atau datang dalam Doa doa setiap hari , karena alasan kesibukan kita.&lt;br /&gt;Tidak seperti A Cong dlm cerita ini yg selalu berusaha menyempatkan diri sesibuk apapun dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sebuah kisah nyata yang menarik dan menyentuh. Ada seorang laki2 paruh baya, umur 50 tahunan. Ia dipanggil A Cong (Ah Chong, ejaan inggrisnya). Miskin, tetapi jujur dan tekun. Kejujuran dan ketekunan itu mendapat perhatian seorang pemilik toko material di daerah Glodok, Pinangsia, Jakarta . A Cong diangkat menjadi CEO (chief exec.officer) atau penanggung jawab penuh toko tersebut. Usaha material itu meraup sukses luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedemikian sibuknya A Cong di toko itu melayani pembeli, sampai ia tak sempat makan dengan teratur. Bahkan tidak jarang ia makan sambil tetap melayani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, di tengah kesibukannya, setiap jam 12 siang ia menyempatkan diri berlari ke sebuah gereja di dekat situ. Dan itu ia lakukan tiap hari, sudah lebih dari tiga setengah tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada suatu hari kecurigaan seorang pastor memuncak .. ! Ia telah memperhatikan dan mengamati fenomena aneh ini di gerejanya. A Cong datang di pintu gereja, hanya berdiri saja, membuat tanda salib, lalu segera bablas lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ritual itu setia dilakukan A Cong, tiap-tiap hari, itu-itu saja. Adakah udang dibalik batu??? Jangan2 ….. Romo yang penasaran itu mencari kesempatan menghadang si A Cong, dan bertanya tanpa basa-basi lagi: Maaf, Cek (panggilan menghormat bagi laki2 Tionghoa), kenapa Encek saben hari datang jam 12 begini, cuman berdiri aja di pintu, bikin tanda salib, terus cepet2 pergi?’ Kaget, si A Cong menjawab tersipu: ‘Hah?!… Lomo, owe ini olang sibuk, owe punya waktu seliki, tapi owe seneng dateng kemali.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas, Romo belum puas dan terus mendesak: Emangnya apa yang Encek lakukan di pintu gereja gitu?’Jawab A Cong dengan polos: ‘Ngga ada apa2. Benel Owe cuman bilang ini doang: Tuhan Yesus, ini owe, A Cong. Uuudah .’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbengong, hanya ‘Oh….!’ yang bisa dilontarkan sang Romo. Dan A Cong pun bergegas kembali ke tokonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari A Cong sakit parah karena super sibuk dan makan sekenanya, tidak teratur. Komplikasi penyakitnya cukup berat sehingga ia dilarikan ke rumah sakit. A Cong bukan orang kaya, maka ia menempati kamar kelas 3, satu kamar dihuni 8 orang pasien. Sejak masuknya A Cong, kamar itu menjadi ceria, penuh canda tawa.Tak terasa 3 bulan sudah A Cong dirawat. Ia pun sembuh dan diperbolehkan pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia gembira, tentunya, tetapi teman2 sekamarnya bersedih. Selama dirawat itu, semua sesama pasien dihiburnya. A Cong setiap pagi menghampiri teman2 pasiennya, satu per satu, dan menanyakan keadaan masing2. Sayang, sekarang A Cong harus pulang dan kamar itu akan kembali sunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya salah seorang sesama pasien mencoba bertanya: ‘Eh Cek A Cong, mau nanya nih. Kenapa sih Encek begitu gembira, dan selalu gembira, padahal penyakit Encek ‘ kan serius?’ Acong tercenung dan menjawab ’saben ali yam lua welas, yah, ada olang laki lambut gondlong dateng, megang kaki saya, dia bilang: A Cong, ini aku, Yesus Kristus. Gimana owe nggak seneng, coba…’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral of the story :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesibuk-sibuknya kita,Sisihkan waktumu, untuk bersama Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sources:saatteduh.wordpress.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-918215837616326816?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/918215837616326816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/tuhan-jesus-ini-owe-acong.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/918215837616326816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/918215837616326816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/tuhan-jesus-ini-owe-acong.html' title='TUHAN JESUS ...INI OWE ACONG..!'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-4511189371244364018</id><published>2008-11-28T12:20:00.003+07:00</published><updated>2008-11-28T21:50:19.374+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 30 November 2008'/><title type='text'>HAUS AKAN FIRMAN TUHAN</title><content type='html'>Minggu, 30 November 2008&lt;br /&gt;Mazmur 119:97-104&lt;br /&gt;HAUS AKAN FIRMAN TUHAN&lt;br /&gt;Jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu menginginkan air susu yang murni dan rohani, &lt;br /&gt;supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan &lt;br /&gt;(1 Petrus 2:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di barisan belakang kami ada seorang pemuda berusia 20 tahunan. Pemuda ini bercerita kepada kami bahwa ia baru empat bulan mengikut Tuhan Yesus, dan sangat ingin belajar lebih banyak tentang berbagai ajaran dalam Alkitab. Saya mengusulkan agar ia mengunjungi salah satu website yang memiliki menu "Discovery Series" sebagai salah satu sumber yang memungkinkan bagi dia untuk belajar sendiri.&lt;br /&gt;Malam berikutnya pemuda tersebut kembali mengikuti seminar dan bercerita bahwa ia tidak tidur sampai pukul 03.30 karena terus membaca dan merenungkan kebenaran Alkitab yang ia temukan dari website tersebut. Dengan senyum lebarnya, ia mengatakan bahwa ia tidak akan pernah merasa cukup membaca dan menikmati firman Tuhan (1 Petrus 2:2).&lt;br /&gt;Sungguh besar kehausan rohaninya! Kegembiraan yang dirasakan pemuda tadi dapat mengingatkan kita akan keajaiban Alkitab dan kebenarannya yang memperkaya jiwa. Kita memang dapat dengan mudah tidak mengindahkan firman Tuhan di tengah dunia yang penuh dengan jeritan yang meminta perhatian kita. Akan tetapi, sesungguhnya hanya di dalam Alkitab kita dapat menemukan hikmat Allah bagi setiap pergumulan kita, jawaban Allah terhadap setiap pertanyaan kita, dan kebenaran Allah bagi setiap pemahaman kita. Kita patut merasa haus terhadap kebenaran-kebenaran yang luar biasa ini - WE &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BELAJAR ALKITAB MEMBUAT KITA BIJAK; MEMERCAYAINYA MEMBUAT KITA AMAN; &lt;br /&gt;MELAKUKANNYA MENJADIKAN KITA SUCI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-4511189371244364018?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/4511189371244364018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/haus-akan-firman-tuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/4511189371244364018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/4511189371244364018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/haus-akan-firman-tuhan.html' title='HAUS AKAN FIRMAN TUHAN'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6573799623103475636</id><published>2008-11-28T12:16:00.001+07:00</published><updated>2008-11-28T12:19:56.744+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 29 November 2008'/><title type='text'>SELESAI..!</title><content type='html'>Sabtu, 29 November 2008&lt;br /&gt;Yohanes 19:25-30&lt;br /&gt;SELESAI!&lt;br /&gt;Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia, "Sudah selesai" &lt;br /&gt;(Yohanes 19:30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak harapan dan impian manusia yang kadang tidak terpenuhi. Seorang komposer yang bernama Franz Schubert wafat dengan meninggalkan karyanya Unfinished Symphony (Simponi yang Belum Selesai). Kejadian serupa juga dialami oleh penulis produktif Charles Dickens yang tidak dapat mengembangkan plot novelnya yang berjudul The Mystery of Edwin Drood.&lt;br /&gt;Kita tentu juga memiliki banyak aspirasi yang belum dapat terpenuhi sampai saat ini. Akan tetapi, alangkah terberkatinya diri kita karena mengetahui bahwa karya penebusan kita secara total dan sempurna telah diselesaikan oleh Yesus di atas kayu salib.&lt;br /&gt;Ucapan terakhir Yesus, "Sudah Selesai," sebenarnya hanya terdiri dari satu kata dalam bahasa aslinya (Yohanes 19:30). Akan tetapi, kata tersebut mengandung makna yang luas. Yang diucapkan oleh Yesus menjelang wafat-Nya dapat berarti "Lengkap!" atau "Berakhir!". Seruan dari atas salib itu menyatakan bahwa tidak hanya penderitaannya yang berakhir, tetapi juga karya penebusan-Nya yang kekal telah selesai. Semua yang telah dilakukan selama Dia menjalani hidup sebagai manusia, telah usai. Selesai!&lt;br /&gt;Kita tidak dapat berbuat apa-apa untuk menambahkan sesuatu pada kurban-Nya. Kematian Kristus yang menyerahkan diri-Nya sudah sangat cukup. Kita cukup mengulurkan tangan kosong dengan penuh iman, maka Allah dalam kemuliaan-Nya akan memberikan hidup kekal kepada kita.&lt;br /&gt;Sudahkah Anda mengulurkan tangan dengan penuh iman untuk menerima karunia-Nya? - VG &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGURBANAN KRISTUS ADALAH HAL YANG DIKEHENDAKI ALLAH &lt;br /&gt;DAN HAL YANG DIBUTUHKAN OLEH DOSA-DOSA KITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6573799623103475636?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6573799623103475636/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/selesai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6573799623103475636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6573799623103475636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/selesai.html' title='SELESAI..!'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2462838684255857707</id><published>2008-11-28T12:14:00.002+07:00</published><updated>2008-11-28T12:16:50.891+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 28 November 2008'/><title type='text'>CALON yang RENDAH HATI</title><content type='html'>Jumat, 28 November 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markus 9:30-37 &lt;br /&gt;CALON YANG RENDAH HATI&lt;br /&gt;Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar &lt;br /&gt;(Lukas 9:48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana pendapat Anda tentang calon-calon tadi?" Itulah pertanyaan yang dilontarkan seorang wartawan majalah berita kepada seorang wanita muda di Universitas Dartmouth seusai diadakannya acara debat di antara para calon presiden. Wanita muda itu tidak mengucapkan sepatah kata pun mengenai posisi calon-calon itu maupun kemampuan mereka sewaktu berdebat. Ia hanya mengucapkan, "Tak seorang pun di antara mereka yang memiliki kerendahan hati."&lt;br /&gt;Benyamin Franklin, negarawan pertama Amerika, membuat daftar sifat karakter yang hendak ia kembangkan dalam hidupnya. Bila sudah berhasil menguasai satu sifat, ia melangkah pada sifat berikutnya. Menurutnya, ia dapat melakukannya dengan baik, hingga tiba saatnya ia harus mengembangkan kerendahan hati. Setiap kali ia menganggap dirinya membuat kemajuan yang berarti, ia pun berpuas diri dan menjadi sombong.&lt;br /&gt;Kerendahan hati adalah sebuah sifat yang sukar dipahami. Bahkan murid-murid Yesus bergumul dalam hal ini. Tatkala Yesus mendapati mereka sedang berdebat tentang siapa yang terbesar, Dia menanggapi, "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya" (Markus 9:35). Lalu, Dia menggendong seorang anak kecil dan menunjukkan bahwa kita perlu melayani sesama dengan penuh kerendahan hati seolah kita sedang melakukannya bagi Kristus.&lt;br /&gt;Apabila seorang wartawan berita mendatangi sahabat, tetangga, atau saudara seiman kita, dan bertanya tentang diri kita, akankah mereka menyebut kita rendah hati? - DC &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BILA KERENDAHAN HATI TERCAPAI&lt;br /&gt;SESEORANG TAK AKAN MENGHARAP PUJIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2462838684255857707?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2462838684255857707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/calon-yang-rendah-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2462838684255857707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2462838684255857707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/calon-yang-rendah-hati.html' title='CALON yang RENDAH HATI'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-371573298782293283</id><published>2008-11-27T18:47:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:48:29.736+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 27 November 2008'/><title type='text'>LUTUT yang RAPUH</title><content type='html'>Kamis, 27 November 2008&lt;br /&gt;Mazmur 116:1-19 &lt;br /&gt;LUTUT YANG RAPUH&lt;br /&gt;Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya &lt;br /&gt;(Mazmur 116:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita simak kehidupan Margaret yang pantang menyerah. Lebih dari 90 tahun pengalaman iman telah menjadi harta pusakanya, namun ternyata ia tidak berhenti sampai di situ saja. Ia mengalami berbagai penderitaan fisik yang biasa mewarnai kehidupan orang-orang di usia senja, dan meski tubuhnya sudah terlalu lemah untuk berjalan, Margaret tidak menghentikan pelayanannya.&lt;br /&gt;Meskipun kelemahan fisik makin terasa, pendengaran makin berkurang, dan tubuh makin sulit digerakkan, Margaret melakukan sebuah pelayanan yang mampu menjangkau banyak orang jauh di balik dinding rumah jompo tempat ia tinggal. Setiap hari, setiap kali selama beberapa jam, ia duduk di kursinya dengan setumpuk kartu doa dan berdoa dengan tekun bagi para utusan Injil. Kadang-kadang, ia memaksa tubuhnya yang lemah untuk berlutut, dengan lututnya yang rapuh, di samping tempat tidurnya dan berbicara kepada Allah.&lt;br /&gt;Margaret tidak memiliki apa-apa selain doa yang dipersembahkan kepada Tuhan. Apa yang dilakukannya menjadi inti jawaban dari pertanyaan yang terdapat dalam Mazmur 116:12, "Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?" Ayat 13 menjawab, "Aku akan...menyerukan nama TUHAN."&lt;br /&gt;Margaret memberi teladan tentang hidup yang terpelihara dalam kasih, anugerah, dan kemurahan Allah. Meski menghadapi kelemahan fisik yang semakin berat, ia tetap kuat secara rohani sampai akhir hidupnya. Milikilah semangat dan dedikasi seperti Margaret--berapa pun usia Anda! - JB &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LASKAR KRISTUS BERJUANG PALING HEBAT DENGAN LUTUT MEREKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-371573298782293283?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/371573298782293283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/lutut-yang-rapuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/371573298782293283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/371573298782293283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/lutut-yang-rapuh.html' title='LUTUT yang RAPUH'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-7338850944601589589</id><published>2008-11-27T18:46:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:47:18.537+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 26 November 2008'/><title type='text'>BAGAIMANA ANDA TAHU?</title><content type='html'>Rabu, 26 November 2008&lt;br /&gt;2Petrus 1:1-21 &lt;br /&gt;BAGAIMANA ANDA TAHU?&lt;br /&gt;Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita &lt;br /&gt;(2Petrus 1:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan badai yang terjadi suatu petang memunculkan pelangi terindah yang pernah saya lihat. Namun, ketika saya mencoba menceritakan hal itu pada istri saya, saya benar-benar frustrasi, karena begitu sulit bagi saya untuk melukiskan keindahannya dengan kata-kata. Agar lebih memahami apa yang saya amati, saya membaca sebuah artikel dalam ensiklopedia. Artikel itu menambah pemahaman saya, tetapi yang tersaji di sana hanyalah fakta-fakta yang kaku. Ensiklopedia itu tidak mampu mengungkap secara utuh tentang keagungan pelangi. Pengetahuan abstrak tentang pelangi berbeda dengan pengalaman menikmati keindahan pelangi itu.&lt;br /&gt;Dalam 2Petrus 1 kita juga mendapati dua jenis pengetahuan yang berbeda. Pada ayat 5 dan 6, penulis menggunakan sebuah kata dalam Bahasa Yunani untuk "pengetahuan" yang berarti informasi abstrak yang dibutuhkan untuk pertumbuhan rohani. Tetapi, pada ayat 2, 3, dan 8, penulis menggunakan kata dalam Bahasa Yunani yang merujuk pada arti: pengenalan akan Kristus secara lebih utuh dan praktis, yang sebenarnya merupakan tujuan akhir dari pertumbuhan rohani. Dua istilah tersebut berbeda, sama halnya dengan membaca tentang pelangi berbeda dengan melihat keindahannya.&lt;br /&gt;Ayub mengungkapkan tentang perbedaan tersebut ketika berbicara kepada Tuhan setelah melewati ujian yang datang dalam hidupnya, "Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau" (Ayub 42:5). Saat Anda meningkatkan pemahaman Anda tentang Allah, berdoalah agar pengalaman dan penghargaan Anda kepada-Nya juga bertumbuh - MII &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KITA BUTUH LEBIH DARI SEKADAR KEPALA YANG PENUH FAKTA -&lt;br /&gt;- KITA BUTUH HATI YANG PENUH IMAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-7338850944601589589?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/7338850944601589589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/bagaimana-anda-tahu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7338850944601589589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7338850944601589589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/bagaimana-anda-tahu.html' title='BAGAIMANA ANDA TAHU?'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-8702265193568216079</id><published>2008-11-27T18:45:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:46:15.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 25 November 2008'/><title type='text'>MENGAPA KITA BERDOA..?</title><content type='html'>Selasa, 25 November 2008 &lt;br /&gt;Lukas 11:1-13 &lt;br /&gt;MENGAPA KITA BERDOA?&lt;br /&gt;Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur &lt;br /&gt;(Kolose 4:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu paradoks terkenal dalam iman Kristen adalah bahwa Allah ingin agar kita menceritakan kepada-Nya segala sesuatu yang kita alami, meskipun Dia sudah mengetahui segalanya. Lalu, mengapa kita perlu berdoa?&lt;br /&gt;Apabila Anda pernah bergumul dengan pertanyaan semacam ini, mungkin pemikiran dari seorang pendeta pada abad ke-19, R.A. Torrey, dapat membantu. Ia memberi beberapa alasan mengapa kita harus berdoa:&lt;br /&gt;* Karena adanya iblis, dan doa adalah salah satu cara yang dipilih Allah untuk melawannya (Efesus 6:12-13,18).&lt;br /&gt;* Karena doa adalah cara yang Allah berikan agar kita dapat memperoleh apa yang kita butuhkan dari-Nya (Lukas 11:3-13; Yakobus 4:2).&lt;br /&gt;* Karena doa merupakan sarana yang dipilih Allah supaya kita dapat menemukan "kasih karunia untuk mendapatkan pertolongan pada waktunya" (Ibrani 4:16).&lt;br /&gt;* Karena doa yang disertai ucapan syukur adalah cara yang Allah berikan agar kita memperoleh kelepasan dari kekuatiran dan merasakan "damai sejahtera Allah" (Filipi 4:6-7).&lt;br /&gt;Di luar alasan-alasan di atas, sebenarnya kita cukup membaca perintah yang tertulis dalam 1Tesalonika 5:17, "Tetaplah berdoa," dan menyadari bahwa Allah menginginkan kita bercakap-cakap dengan-Nya. Memang, Dia adalah Allah yang Mahatahu, tetapi Dia juga menginginkan adanya persekutuan dengan kita. Tatkala kita mencari wajah Allah dalam doa, berarti kita sedang mempererat hubungan kita dengan-Nya. Inilah alasan terpenting mengapa kita perlu berdoa - JB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAK KITA YANG PALING ISTIMEWA&lt;br /&gt;ADALAH BERCAKAP-CAKAP DENGAN ALLAH&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-8702265193568216079?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/8702265193568216079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/mengapa-kita-berdoa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/8702265193568216079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/8702265193568216079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/mengapa-kita-berdoa.html' title='MENGAPA KITA BERDOA..?'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2246958394398904975</id><published>2008-11-27T18:44:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:45:17.752+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 24 November 2008'/><title type='text'>HIDUP TANPA BATAS</title><content type='html'>Senin, 24 November 2008 &lt;br /&gt;Roma 8:1-11 &lt;br /&gt;HIDUP TANPA BATAS&lt;br /&gt;Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh &lt;br /&gt;(Galatia 5:1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda akan memiliki kehidupan tanpa batas dengan El Dorado baru," ucap seorang penyiar dengan penuh percaya diri. Iklan radio dari pedagang mobil Cadillac lokal ini seolah-olah memberi kesan bahwa begitu Anda mengendarai sebuah mobil Cadillac baru, Anda akan mendapatkan kebebasan untuk melakukan apa saja yang Anda kehendaki. Tentu saja, pernyataan iklan tersebut tidak sesuai dengan kenyataannya. Pernahkah Anda mendengar tentang hidup yang tanpa batas?&lt;br /&gt;Jutaan orang saat ini juga hidup tanpa batas, bahkan sekalipun sebagian besar dari mereka tidak memiliki mobil Cadillac. Mereka telah menolak kuasa dan fleksibilitas Alkitab, dengan mengatakan bahwa Alkitab sudah ketinggalan zaman. Sebagai akibatnya, mereka menganggap bahwa seks di luar nikah, aborsi, dan praktek-praktek homoseksual dapat diterima.&lt;br /&gt;Orang merasa berhak menentukan apa yang benar dan yang salah. Dan mereka menyebutnya kebebasan!&lt;br /&gt;Dalam Galatia 5:13-26, Paulus berbicara tentang kebebasan yang sejati. Hal ini bukan berarti kita dapat melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginan kita, tetapi tetap tinggal dalam hukum-hukum Allah dan menikmati setiap berkat yang disediakan. Tatkala kita bertobat dan menerima Yesus sebagai Juruselamat, kita telah diberi kehidupan kekal, memiliki persekutuan pribadi dengan Allah, dan kebebasan untuk hidup menurut Roh dan bukan menurut daging (Roma 8:4). Hidup yang dipersembahkan bagi Yesus Kristus jauh lebih baik daripada hidup yang tanpa batas! - JD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEBEBASAN SEJATI ADALAH HIDUP BAGI KRISTUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2246958394398904975?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2246958394398904975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/hidup-tanpa-batas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2246958394398904975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2246958394398904975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/hidup-tanpa-batas.html' title='HIDUP TANPA BATAS'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-1412030266143324776</id><published>2008-11-27T18:42:00.001+07:00</published><updated>2008-11-28T21:58:52.125+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 23 November 2008'/><title type='text'>MAKAN SIANG YANG TERSEDIA</title><content type='html'>Minggu, 23 November 2008&lt;br /&gt;Matius 14:13-21 &lt;br /&gt;MAKAN SIANG YANG TERSEDIA&lt;br /&gt;Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus &lt;br /&gt;(Filipi 4:19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 5.000 orang yang datang dari kota-kota terdekat untuk mendengarkan Yesus di Danau Galilea rupa-rupanya tidak berencana terlebih dahulu. Apakah mereka lupa sama sekali akan makanan, karena terlalu bersukacita berada di dekat Yesus? Apakah mereka merasa terkejut ketika rasa lapar mulai datang? Kita tidak tahu dengan pasti. Yang kita tahu adalah: Seorang ibu yang bijaksana telah membekali anak laki-lakinya dengan sedikit roti dan ikan. Memang tidak banyak, tetapi apa yang ia sediakan bagi anaknya cukup untuk memberi makan ribuan orang setelah diberkati oleh Tuhan.&lt;br /&gt;Kadang-kadang, kita tidak selalu berhasil dalam memenuhi kebutuhan hidup dengan kekuatan kita. Seringkali ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Dan kita pun menjadi panik. Kita tidak yakin apa yang harus kita lakukan. Pada saat seperti itulah kita dapat bersandar sepenuhnya pada kehendak dan kemampuan Tuhan untuk memenuhi kebutuhan kita--tidak saja kebutuhan fisik, tetapi juga kebutuhan rohani. Firman Tuhan dalam Filipi 4:19 menjamin kita, "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus." - DC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAH MEMBERIKAN KASIH KARUNIA YANG CUKUP&lt;br /&gt;ATAS SEGALA SESUATU YANG KITA HADAPI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-1412030266143324776?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/1412030266143324776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/makan-siang-yang-tersedia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/1412030266143324776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/1412030266143324776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/makan-siang-yang-tersedia.html' title='MAKAN SIANG YANG TERSEDIA'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-3442145498345969988</id><published>2008-11-27T18:41:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:42:53.111+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 22 November 2008'/><title type='text'>KETIKA KEADAAN MENJADI BURUK</title><content type='html'>Sabtu, 22 November 2008 &lt;br /&gt;Kejadian 39:7-23 &lt;br /&gt;KETIKA KEADAAN MENJADI BURUK&lt;br /&gt;Karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil &lt;br /&gt;(Kejadian 39:23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda mengalami bahwa saat Anda melakukan sesuatu yang benar, keadaan justru menjadi buruk? Apakah itu menunjukkan bahwa Anda adalah orang jahat? Adakah itu berarti Allah menolak Anda?&lt;br /&gt;Mungkin Yusuf juga memiliki pertanyaan serupa di sepanjang peristiwa yang tercatat dalam Kejadian 39. Masalahnya bermula tatkala ia dijual sebagai budak oleh saudara-saudaranya. Sejak itu, meski ia telah berlaku sangat baik, namun masalah terus menguntitnya. Sebagai contoh, walaupun Yusuf menjaga integritasnya, namun ia dituduh melakukan kejahatan serius terhadap istri Potifar, majikannya.&lt;br /&gt;Potifar menanggapi hal itu dengan menjebloskan Yusuf ke dalam penjara. Yusuf, seorang yang baik, jujur, percaya pada Allah, merana dalam penjara Mesir. Mengapa Allah tidak melepaskannya? Mengapa kebenaran itu tidak terusut? Bukankah keadaan benar-benar tampak tidak adil?&lt;br /&gt;Selama beberapa waktu tak terjadi sesuatu pun pada diri Yusuf. Namun, yang penting di sini adalah, "TUHAN menyertai Yusuf" (39:21). Allah sedang menjalankan rencana-Nya, dan untuk sementara waktu Yusuf harus tinggal di penjara orang Mesir. Apa yang tampaknya buruk, sesungguhnya baik, karena itu adalah bagian dari rencana Allah yang sempurna.&lt;br /&gt;Adakah hal-hal yang Anda rasa tidak berjalan dengan semestinya? Pastikan bahwa Anda sedang melakukan apa yang benar. Taatilah Allah dan tetaplah berada di dekat-Nya. Kemudian, berdiam dirilah dan perhatikan bagaimana Dia mengerjakan rencana-Nya yang sempurna! - JB &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESUKARAN SERINGKALI MERUPAKAN BERKAT YANG TERSELUBUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-3442145498345969988?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/3442145498345969988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/ketika-keadaan-menjadi-buruk.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/3442145498345969988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/3442145498345969988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/ketika-keadaan-menjadi-buruk.html' title='KETIKA KEADAAN MENJADI BURUK'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-4175651610312426190</id><published>2008-11-27T18:40:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:41:40.330+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 21 November 2008'/><title type='text'>HAMPA TANPA ALLAH</title><content type='html'>Jumat, 21 November 2008&lt;br /&gt;Hagai 1:1-11 &lt;br /&gt;HAMPA TANPA ALLAH&lt;br /&gt;Kamu makan, tetapi tidak sampai kenyang ... kamu berpakaian, tetapi badanmu tidak sampai panas; &lt;br /&gt;dan orang yang bekerja untuk upah, ia bekerja untuk upah yang ditaruh dalam pundi-pundi yang berlubang &lt;br /&gt;(Hagai 1:6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepenggal bait dalam sebuah puisi murahan berbunyi demikian: "Seekor beruang tua yang gembira di kebun binatang, selalu tahu apa yang harus dilakukan. Jika bosan, ia akan berjalan maju mundur, berbalik, dan maju mundur lagi!" Penulis puisi ini tampak jelas berharap manusia dapat menangkap pelajaran dari sang beruang, karena makhluk hidup ini selalu gembira selama ada cukup makanan dan ada beberapa teman di sekeliling mereka.&lt;br /&gt;Akan tetapi, tidak demikian halnya yang terjadi dengan manusia. Bangsa Israel yang telah kembali dari Babel mendapati bahwa manusia tidak bisa bahagia apabila ia hidup hanya untuk dirinya sendiri. Saat itu mereka tidak peduli pada Bait Allah yang belum dibangun. Sebaliknya, mereka justru membangun rumah yang bagus serta berfoya-foya dan sibuk dengan hal-hal yang bersifat materialistis. Akan tetapi, hasil panen mereka sedikit, baju mereka tidak layak, dan uang mereka tidak dapat mengimbangi harga-harga yang melambung tinggi (Hagai 1:6). Sang nabi mengatakan bahwa ketidakbahagiaan mereka sesungguhnya bersumber dari ketamakan yang ada dalam diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;Allah menciptakan kita sesuai dengan citra-Nya dan demi kemuliaan-Nya. Kita tak akan pernah menemukan sukacita sejati sebelum mematuhi perintah Kristus, yaitu "carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya" (Matius 6:33). Jika kita melakukan prinsip firman Allah tersebut, maka kita akan menabur dan menuai dengan berlimpah, dan seluruh kebutuhan hidup kita pun akan dapat terpenuhi - HL &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMUASAN DIRI YANG EGOIS HANYA AKAN MENGANTAR KITA&lt;br /&gt;PADA KEHIDUPAN ROHANI YANG MANDEK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-4175651610312426190?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/4175651610312426190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/hampa-tanpa-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/4175651610312426190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/4175651610312426190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/hampa-tanpa-allah.html' title='HAMPA TANPA ALLAH'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-1366193480488027638</id><published>2008-11-27T18:39:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:40:38.741+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 20 November 2008'/><title type='text'>MENIKMATI PEMBERIAN ALLAH</title><content type='html'>Kamis, 20 November 2008&lt;br /&gt;Yakobus 1:13-21 &lt;br /&gt;MENIKMATI PEMBERIAN ALLAH&lt;br /&gt;Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, &lt;br /&gt;datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang &lt;br /&gt;(Yakobus 1:17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghadiri retret pelayanan wanita di Tallinn, Estonia, Eropa Timur, Kara dan April meninggalkan Rusia Tengah dan menempuh perjalanan melintasi enam zona waktu yang berbeda. Karena beberapa bandara berkabut dan ada penerbangan yang dialihkan, mereka harus mengeluarkan uang tambahan sebesar 600 dolar. Kara merasa bersalah karena meninggalkan suaminya bersama kedua putrinya, demi mengikuti retret. Pengeluaran yang tak terduga tadi juga menambah rasa bersalahnya. Hal ini yang membuat Kara akhirnya mengirim e-mail kepada suaminya untuk mengabarkan bahwa ia sangat sulit menikmati retret tersebut.&lt;br /&gt;Suami Kara menasihatinya untuk tidak terlalu mengkhawatirkan pengeluaran yang berlebih itu. Ia berkata, "Lagi pula, Dia adalah Allah yang telah menjadikan kita ahli waris-Nya dan kita menjadi ahli waris yang setara dengan Kristus. Dia adalah yang memberikan Hawa kepada Adam. Dia adalah Allah yang senang memberikan hal-hal baik untuk anak-anak-Nya. Surga adalah karunia terbesar bagi kita ... tetapi kupikir Dia memberi hal baik untuk dinikmati -- memberi kita waktu untuk menikmati berkat-berkat-Nya. Dan saat ini adalah waktu yang diberikan kepadamu. Jangan khawatir, pengorbanan kami menunggumu akan terbalas jika kau kembali." Kita dapat menarik hal baru dari tanggapan suami Kara ini.&lt;br /&gt;Sama seperti Kara yang akhirnya bisa menikmati retretnya, kita pun sebagai anak Allah dapat menikmati hal baik yang telah diberikan Tuhan tanpa merasa bersalah (1 Timotius 6:17). Selanjutnya, kita dapat menggunakan hal baik itu untuk menyalurkan berkat kepada orang lain - DE &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SETIAP HAL BAIK BERASAL DARI BAPA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-1366193480488027638?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/1366193480488027638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/menikmati-pemberian-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/1366193480488027638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/1366193480488027638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/menikmati-pemberian-allah.html' title='MENIKMATI PEMBERIAN ALLAH'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6344305882929873301</id><published>2008-11-27T18:38:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:39:24.427+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 19 November 2008'/><title type='text'>KUNJUNGAN RASA SYUKUR</title><content type='html'>Rabu, 19 November 2008 &lt;br /&gt;Roma 16:1-16&lt;br /&gt;KUNJUNGAN RASA SYUKUR&lt;br /&gt;Aku meminta perhatianmu terhadap Febe .... &lt;br /&gt;Sebab ia sendiri telah memberikan bantuan kepada banyak orang, juga kepadaku sendiri&lt;br /&gt;(Roma 16:1,2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelitian beberapa dokter di Amerika Serikat, menghitung berkat yang Anda terima dapat meningkatkan kesehatan jasmani. Para sukarelawan yang mencatat berkat setiap minggu, lebih jarang mengeluh sakit dan tidak enak badan dibanding para sukarelawan yang hanya mencatat pertengkaran-pertengkaran atau kejadian biasa setiap hari.&lt;br /&gt;"Kunjungan rasa syukur" dikembangkan oleh Dr. Martin E.P. Seligman untuk meningkatkan kesehatan emosi yang kuat. Ia memberi anjuran kepada orang-orang agar memikirkan seseorang yang telah membuat perubahan besar dalam hidup mereka. Ia meminta mereka untuk menuliskan kisah tentang bagaimana orang itu telah membantu mereka, mengunjungi orang tersebut, dan membacakan kisahnya keras-keras. Tes itu menunjukkan bahwa setahun kemudian, orang-orang yang melakukan itu menjadi lebih bahagia dan dilaporkan bahwa tingkat depresi mereka berkurang. Bahkan yang lebih penting adalah mereka memikirkan bagaimana cara berterima kasih kepada orang yang berarti bagi mereka!&lt;br /&gt;Rasul Paulus memiliki daftar panjang orang-orang yang telah membantunya dan kepada siapa ia berutang budi (Roma 16:1-16). Ia menulis bahwa Febe telah "menjadi pelayan", Priska dan Akwila telah "mempertaruhkan nyawa" baginya, dan Maria telah "bekerja keras" untuknya. Ia menghabiskan waktu untuk menuliskan rasa terima kasihnya dalam sebuah surat kepada jemaat di Roma.&lt;br /&gt;Siapakah yang telah membantu untuk membentuk kehidupan Anda? Dapatkah Anda melakukan kunjungan syukur, demi kebaikan mereka dan diri Anda? - AC &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RASA SYUKUR JANGAN HANYA DILAKUKAN KADANG-KADANG&lt;br /&gt;TETAPI JADIKANLAH SEBAGAI SUATU KEBIASAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6344305882929873301?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6344305882929873301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/kunjungan-rasa-syukur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6344305882929873301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6344305882929873301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/kunjungan-rasa-syukur.html' title='KUNJUNGAN RASA SYUKUR'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6249833598464682618</id><published>2008-11-27T18:36:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:37:59.117+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 18 November 2008'/><title type='text'>KEDAMAIAN dalam BADAI</title><content type='html'>Selasa, 18 November 2008 &lt;br /&gt;Yesaya 26:1-4&lt;br /&gt;KEDAMAIAN DALAM BADAI&lt;br /&gt;Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya &lt;br /&gt;(Yesaya 26:3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang hidup ini sepertinya terasa sangat berat. Tubuh yang sakit, keputusan yang sulit, kesulitan finansial, kematian orang yang kita sayangi, atau impian yang hancur selalu mengancam hidup kita. Kita menjadi ketakutan dan merasa bingung. Kita bahkan merasa sulit untuk menaikkan doa karena diliputi oleh keraguan.&lt;br /&gt;Kita yang mengenal Tuhan melalui iman pribadi kepada Kristus, dapat merasakan ketenangan ketika berada di tengah badai hidup, meskipun angin ribut pencobaan mengempaskan kita. Kita dapat merasakan kedamaian pikiran dan ketenangan batin.&lt;br /&gt;Richard Fuller, seorang pelayan Allah yang hidup pada abad 19, bercerita tentang seorang pelaut tua yang berkata, "Dalam badai yang ganas, kita harus menempatkan kapal pada posisi yang tepat dan menjaganya agar tetap berada di situ." Fuller berkata, "Orang-orang kristiani, seperti itulah yang harus kalian lakukan .... Kalian harus menempatkan jiwa kalian pada satu posisi dan menjaganya. Kalian harus tetap bergantung pada Tuhan; dan ketika berbagai hal menghadang, misalnya angin ribut, gelombang, laut yang membentang, petir, kilat, batu karang, apa pun itu, kalian harus berpegang teguh pada kesetiaan Allah dan kasih-Nya yang tiada akhir dalam diri Kristus."&lt;br /&gt;Apakah Anda sedang dirundung masalah? Belajarlah dari pelaut tua tadi. Arahkan pikiran Anda kepada Tuhan. Mintalah pertolongan-Nya, kemudian percayalah kepada-Nya bahwa Dia akan memberi Anda kedamaian di tengah badai yang Anda hadapi (Filipi 4:6,7) - RD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAHASIA UNTUK MENIKMATI KEDAMAIAN ADALAH &lt;br /&gt;MENYERAHKAN SEGENAP KEKHAWATIRAN KITA KEPADA ALLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6249833598464682618?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6249833598464682618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/kedamaian-dalam-badai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6249833598464682618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6249833598464682618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/kedamaian-dalam-badai.html' title='KEDAMAIAN dalam BADAI'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2183159333374539443</id><published>2008-11-27T18:33:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:36:31.748+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 17 November 2008'/><title type='text'>KESENANGAN HATI</title><content type='html'>Senin, 17 November 2008&lt;br /&gt;2 Korintus 4:7-18&lt;br /&gt;KEMENANGAN SEJATI&lt;br /&gt;Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, akan menghasilkan bagi kami kemuliaan kekal &lt;br /&gt;yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar daripada penderitaan kami &lt;br /&gt;(2 Korintus 4:17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertandingan semifinal football tahun 2005 di Nebraska, tim Cowboys dari SMA Boys Town secara mengejutkan mencetak nilai yang sempurna. Namun, yang lebih penting, para pemain itu telah mengambil langkah besar untuk mengatasi perlakuan tidak menyenangkan dari keluarga mereka seperti dilecehkan, ditelantarkan, dan tidak dipedulikan. Karena mendapat perlakuan seperti itu, kemudian mereka dibawa pada lingkungan yang aman dan penuh kepedulian di Boys Town.&lt;br /&gt;Pelatih mereka, Kevin Kush yakin bahwa permainan football adalah suatu cara yang dapat digunakan untuk membentuk karakter. Ia berkata, "Kemenangan di Boys Town tidak diperoleh pada hari itu, di sebuah lapangan atletik. Akan tetapi, mereka telah menang beberapa tahun yang lalu dari sekarang di semua kota di negara ini dengan menjadi warga negara yang produktif." Timnya bermain untuk menang sembari mengejar tujuan yang lebih tinggi, yaitu sikap sportif, disiplin, dan kerja sama tim.&lt;br /&gt;Paulus memiliki sudut pandang yang hampir sama dalam kaitannya dengan pengalaman kita sebagai pengikut Kristus. Saat mengalami penderitaan, ia mendorong jemaat Korintus untuk tidak kehilangan semangat (2 Korintus 4:17). Walaupun dalam penderitaan, kita mengejar tujuan yang lebih tinggi, yaitu kemenangan abadi dalam Kristus.&lt;br /&gt;Ketika Boys Town Cowboys kalah dengan skor 10-0, mereka kecewa tetapi tidak bersedih. Pelatih mereka mengajarkan pada mereka untuk tetap bermain karena kemenangan dalam kehidupan masih akan diraih. Begitu juga kemenangan kita dalam Kristus - DC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENCOBAAN DAPAT MENJADI JALAN YANG DIGUNAKAN ALLAH&lt;br /&gt;AGAR KITA MERAIH KEMENANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisipan 17 November 2008&lt;br /&gt;Lukas 10:30-37&lt;br /&gt;TANGGAPAN KITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam film The Four Feathers, Harry Faversham meninggalkan Inggris pada tahun 1880-an untuk mencari teman-temannya di angkatan bersenjata kerajaan di Sudan. Dalam perjalanannya, Harry tersesat dan hampir mati di padang gurun yang sangat luas di Afrika. Saat nyawanya hampir melayang, ia diselamatkan oleh seorang warga Afrika bernama Abou Fatma yang kemudian merawatnya.&lt;br /&gt;Karena terheran-heran oleh kebaikan orang tersebut pada orang asing, Harry bertanya kenapa teman barunya mau melakukan semua itu untuknya. Fatma menjawab dengan segera, "Allah membawamu kepadaku!"&lt;br /&gt;Dalam perumpamaan orang Samaria yang baik hati, seorang imam dan seorang Lewi, yang sebenarnya memiliki panggilan untuk membantu mereka yang kesusahan, membiarkan begitu saja pengelana yang terkapar hampir mati di jalan menuju Yerikho. Walaupun orang Samaria termasuk golongan yang dibenci, ia justru memberikan waktu dan sebagian hartanya untuk membantu orang yang terluka itu. Hal itu mencerminkan belas kasih Kristus. Orang Samaria itu membebat luka-lukanya, membawanya ke penginapan, "dan merawatnya" (Lukas 10:34). Orang yang dirampok itu berada di jalur kehidupan ketiga orang yang melaluinya, tetapi hanya orang Samaria yang menanggapinya.&lt;br /&gt;Saat kita menjalani hidup, kita ditantang untuk tanggap terhadap kebutuhan orang lain. Kita dapat menunjukkan kasih Kristus kepada mereka atau justru mengabaikannya. Bagaimana kita akan menanggapi pilihan-pilihan yang diberikan Allah dalam hidup kita? - WE &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus, "Dan siapakah sesamaku manusia?" (Lukas 10:29)&lt;br /&gt;BELAS KASIHAN TIDAK AKAN PERNAH LEKANG OLEH WAKTU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2183159333374539443?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2183159333374539443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/kesenangan-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2183159333374539443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2183159333374539443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/kesenangan-hati.html' title='KESENANGAN HATI'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6989060489505506855</id><published>2008-11-27T18:31:00.001+07:00</published><updated>2008-11-27T18:33:14.159+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 16 November 2008'/><title type='text'>PENYAKIT Ter BURU BURU</title><content type='html'>Minggu, 16 November 2008&lt;br /&gt;Filipi 3:7-16&lt;br /&gt;PENYAKIT TERBURU-BURU&lt;br /&gt;Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya &lt;br /&gt;(Filipi 3:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cepat!" "Kita terlambat!" "Kamu terlalu lambat!" Seberapa sering ungkapan tidak sabar tiba-tiba muncul dalam percakapan kita, menunjukkan kehidupan kita yang serba tergesa-gesa? Bila tidak hati-hati, kita bisa menjadi orang yang selalu cepat-cepat, yang menuntut segala hal hadir segera dan hasil seketika. Para ahli stres menamai hal ini "penyakit terburu-buru".&lt;br /&gt;Pada surat Filipi 3, Rasul Paulus mengatakan bahwa pertumbuhan yang berlangsung sepanjang hidup mengingatkan kita bahwa proses kedewasaan kristiani dapat didorong, tetapi tidak bisa dipercepat. Dalam buku Overcomers Through the Cross, Paul Billheimer berkata bahwa seperti halnya Allah membutuhkan waktu untuk membuat pohon ek, Dia pun memerlukan waktu untuk membentuk orang suci. Pendewasaan kristiani adalah proses sepanjang hayat.&lt;br /&gt;Billheimer menulis, "Sebuah apel mentah tidak enak dimakan, tetapi kita tidak selayaknya menyalahkannya. Apel itu tidak enak dimakan karena Allah belum selesai membuatnya. Itu adalah sebuah tahapan dari proses dan hal itu baik adanya."&lt;br /&gt;Apakah Anda merasa tidak sabar dengan perkembangan rohani Anda? Ingatlah, Allah belum selesai dengan Anda-namun Dia juga tidak mengharapkan Anda tetap belum dewasa secara rohani sampai Dia memanggil Anda pulang. Pastikan bahwa tujuan hidup Anda adalah memahami Kristus dan menjadi seperti Dia. Kemudian pelan tetapi pasti, di bawah langit biru dan melalui badai, Dia akan membimbing Anda menuju kematangan. Inilah cara Dia menyembuhkan dengan pasti "penyakit terburu-buru" Anda - J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIDAK ADA JALAN PINTAS UNTUK MENCAPAI &lt;br /&gt;KEMATANGAN ROHANI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6989060489505506855?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6989060489505506855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/penyakit-ter-buru-buru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6989060489505506855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6989060489505506855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/penyakit-ter-buru-buru.html' title='PENYAKIT Ter BURU BURU'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-1937059393672173230</id><published>2008-11-27T18:29:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:30:32.266+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 15 November 2008'/><title type='text'>JADILAH CONTOH</title><content type='html'>Sabtu, 15 November 2008 &lt;br /&gt;1Timotius 4:12-16&lt;br /&gt;JADILAH CONTOH&lt;br /&gt;Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perka-taanmu, &lt;br /&gt;dalam tingkah laku-mu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam ke-murnianmu &lt;br /&gt;(1Timotius 4:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah SMA yang dinobatkan sebagai SMA yang "Terbaik dan Paling Cemerlang" di lingkungan kami, menunjukkan integritas yang kuat. Ketika dalam lomba mengeja kata-kata sukar di tingkat daerah, tim sekolah tersebut diberi soal kata "auditorium". Brady Davis, yang mewakili sekolah itu, menunduk sejenak untuk berpikir, tetapi kemudian ia mendapati bahwa ternyata kata itu tertulis pada penyangga mikrofon. Ia memberitahukan hal ini dan minta perhatian juri, yang kemudian menanggapinya dengan memberi lebih banyak kata sukar. Brady melakukan hal yang ia anggap benar dan tidak peduli orang lain menerimanya atau tidak.&lt;br /&gt;Kita tidak tahu kapan tindakan kita bisa menjadi contoh bagi orang lain. Akan tetapi, jika hidup kita sehari-hari memuliakan Yesus, kebiasaan kita akan meneladan kebajikan-Nya, tidak peduli siapa yang memandangnya.&lt;br /&gt;Kaum muda kerap kali lebih bisa menunjukkan idealisme dan antusiasme. Akan tetapi, kejujuran dan reputasi selayaknya menjadi tujuan para pengikut Kristus dari segala usia. Paulus berkata kepada penasihat mudanya yang bernama Timotius, "Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataaanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kemurnianmu" (1Timotius 4:12).&lt;br /&gt;Brady Davis mengatakan bahwa tujuan hidupnya adalah mengubah dunia tanpa berkompromi terhadap dirinya sendiri. Kita dapat bergabung dengannya untuk mengejar kehidupan, integritas, dan perilaku yang dapat dicontoh - DC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CONTOH YANG BAIK SELALU MENGHASILKAN NASIHAT YANG BAIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-1937059393672173230?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/1937059393672173230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/jadilah-contoh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/1937059393672173230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/1937059393672173230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/jadilah-contoh.html' title='JADILAH CONTOH'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6272525727388834323</id><published>2008-11-27T18:28:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:29:21.356+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 14 November 2008'/><title type='text'>MENABUR dan MENUAI</title><content type='html'>Jumat, 14 November 2008&lt;br /&gt;2Korintus 9:6-15&lt;br /&gt;MENABUR DAN MENUAI&lt;br /&gt;Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang mena-bur banyak, akan menuai banyak juga (2Korintus 9:6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tanah pertanian ayah saya terdapat beberapa petak lahan yang disebari benih secara langsung. Ayah akan membawa wadah mirip kantung kangguru, memenuhinya dengan benih, dan keluar untuk menaburkannya. Ia menabur benih di mana-mana.&lt;br /&gt;Ketika seorang petani menebar benih di ladangnya, ia seakan-akan membuangnya. Benih itu seolah-olah hilang, tetapi tidak benar-benar hilang. Dalam beberapa waktu ia akan memperolehnya kembali-dengan lebih banyak tambahannya.&lt;br /&gt;Saat menyerahkan diri kepada Kristus, kita seolah-olah menyia-nyiakan hidup. Namun, Dia bersabda bahwa jika kita kehilangan hidup demi Dia, kita akan memperoleh hidup sejati (Matius 10:39).&lt;br /&gt;Yesus mengajar kita untuk mengukur hidup dengan kehilangan daripada perolehan, dengan berkorban daripada menikmati kenyamanan bagi diri sendiri, dengan menghabiskan waktu bersama orang lain daripada untuk diri sendiri, dengan menaburkan cinta daripada menikmati cinta.&lt;br /&gt;Inilah aturan hidup: Allah memberkati orang yang memberikan hidup dan harta bendanya (2Korintus 9:6). Sampaikanlah kebenaran yang Anda ketahui, maka Dia akan memberi Anda lebih banyak hal untuk Anda bagikan lagi. Berikanlah waktu Anda, maka Anda akan memperoleh lebih banyak waktu untuk diberikan. Janganlah membatasi kasih Anda, maka Anda akan memperoleh kasih yang lebih banyak untuk orang lain daripada sebelumnya.&lt;br /&gt;Seorang bijak Israel berkata, "Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya" (Amsal 11:24). Ini adalah salah satu paradoks kuno di dunia ini, tetapi benar-benar terjadi - DR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BILA ANDA MERAUP SESUATU, MAKA ANDA AKAN KEHILANGAN&lt;br /&gt;BILA ANDA MEMBERI KEPADA ALLAH, MAKA ANDA AKAN MEMPEROLEH BANYAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6272525727388834323?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6272525727388834323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/menabur-dan-menuai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6272525727388834323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6272525727388834323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/menabur-dan-menuai.html' title='MENABUR dan MENUAI'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-733745925182058253</id><published>2008-11-27T18:27:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:28:02.382+07:00</updated><title type='text'>KEBENARAN yang MENGUBAH..</title><content type='html'>Kamis, 13 November 2008&lt;br /&gt;Yohanes 21:14-17&lt;br /&gt;KEBENARAN YANG MENGUBAH&lt;br /&gt;Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya sesudah Ia dibangkitkan dari antara orang mati (Yohanes 21:14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebenaran tetaplah kebenaran walaupun kebenaran tersebut tidak langsung berdampak pada kehidupan kita. Akan tetapi, kebenaran Allah tidak saja membuka pintu surga bagi kita, tetapi juga akan mengubah kehidupan kita.&lt;br /&gt;Ron Sider, penginjil tersohor yang membela kaum papa, bercerita tentang perbincangannya dengan Wolfhart Pannenberg, seorang teolog Jerman. Ketika mereka berdiskusi tentang kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, teolog tersebut berkata, "Bukti kebangkitan Yesus sangatlah kuat, sehingga tidak ada seorang pun yang akan mempertanyakannya, kecuali tentang dua hal ini: Pertama, kebangkitan ini adalah kejadian yang luar biasa atau yang kedua, jika kita memercayai apa yang telah terjadi, maka kita harus sungguh-sungguh mengubah cara hidup kita."&lt;br /&gt;Kalimat di atas benar-benar penuh tantangan. Jika kita percaya bahwa Yesus bangkit, maka keyakinan ini memerintahkan kita untuk mengubah hidup. Kehidupan Petrus berubah drastis ketika ia menyaksikan kebangkitan Tuhan. Dari seorang murid yang keras hati, yang menyangkal bahwa ia mengenal Tuhan saat Yesus ditangkap, ia berubah menjadi saksi yang berani untuk Tuhan (Yohanes 18: 17,25,27; Kisah Rasul 2:14-36).&lt;br /&gt;Apakah kebangkitan Tuhan telah mengubah hidup Anda? Apakah tujuan dan prioritas Anda menjadi berbeda dari yang semula? Apakah Anda menjadi lebih baik, lebih sabar, dan lebih bersedia memaafkan? Mintalah petunjuk dari Allah apa yang Dia ingin untuk Anda lakukan, kemudian bekerja samalah dengan-Nya untuk membuat perubahan itu - VG &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEKUATAN YANG ALLAH PAKAI UNTUK MEMBANGKITKAN YESUS DARI MAUT&lt;br /&gt;ADALAH KEKUATAN YANG JUGA BERKARYA DALAM DIRI ANDA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-733745925182058253?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/733745925182058253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/kebenaran-yang-mengubah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/733745925182058253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/733745925182058253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/kebenaran-yang-mengubah.html' title='KEBENARAN yang MENGUBAH..'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-5792623956639836199</id><published>2008-11-27T18:26:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:27:11.227+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 12 November 2008'/><title type='text'>PERBARUI NURANI ANDA</title><content type='html'>Rabu, 12 November 2008 &lt;br /&gt;Kisah Para Rasul 24:10-21&lt;br /&gt;PERBARUI NURANI ANDA&lt;br /&gt;Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup de-ngan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manu-sia &lt;br /&gt;(Kisah Para Rasul 24:16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah sistem hukum internal di dalam diri kita, yaitu hati nurani, yang memuji pada saat kita berbuat benar dan menghukum pada saat kita berbuat salah. Akan tetapi, alat pemantau moralitas yang sangat penting ini tidak sama satu dengan yang lain. Dalam beberapa kebudayaan, membunuh karena dendam dinilai sebagai suatu kehormatan. Sedangkan di kebudayaan lain, seseorang masih dianggap baik walaupun ia telah mengkhianati temannya.&lt;br /&gt;Kisah yang didapat dari Badan Penyelidik Philadelphia dapat menggambarkan hal tersebut. Seorang anak laki-laki berumur 12 tahun tertangkap karena mencuri sebuah jam tangan. Ia bercerita kepada polisi bahwa ia pernah mengutil barang yang akan dihadiahkan untuk ibunya. Dan kini ia melakukan hal yang sama untuk ayahnya. Walaupun karena perbuatannya itu ia tidak jadi menghadiahi sang ayah, ia tidak menyesal karena telah mencuri.&lt;br /&gt;Karena dosa, hati nurani tidak lagi bisa diandalkan dan perlu diperbarui secara rutin. Hal ini dimulai dari hubungan yang baik dengan Allah melalui iman kepada Yesus Kristus. Dia telah membayar lunas dosa-dosa kita, dan sekarang hati kita "telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat" (Ibrani 10:22). Namun, hal ini tidak membuat hati nurani kita menjadi kuno. Apabila kita menelaah Kitab Suci, Roh Kudus akan menjadikan hati nurani kita sesuai dengan firman, perbuatan, dan sikap Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;"Biarlah hati nurani memandu Anda" adalah pernyataan yang tepat apabila firman Allah menjadi pemandu bagi hati nurani Anda – DJ&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;HATI NURANI SEPERTI JAM MATAHARI:  BILA KEBENARAN ALLAH MENYINARINYA, &lt;br /&gt;JAM ITU AKAN MENUNJUK KE ARAH YANG BENAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-5792623956639836199?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/5792623956639836199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/perbarui-nurani-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/5792623956639836199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/5792623956639836199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/perbarui-nurani-anda.html' title='PERBARUI NURANI ANDA'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2329027061156364537</id><published>2008-11-27T18:24:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:26:07.339+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 11 November 2008'/><title type='text'></title><content type='html'>Sabtu, 11 November 2008&lt;br /&gt;1 Korintus 11:23-24&lt;br /&gt;HARI PAHLAWAN&lt;br /&gt;Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur dan memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, &lt;br /&gt;kata-Nya, "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku" &lt;br /&gt;(Lukas 22:19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali saya sedang berada di bandara Heathrow London, untuk melanjutkan penerbangan berikutnya ke Amerika Serikat. Di situ saya melihat sebuah pemberitahuan di papan pengumuman bahwa hari itu adalah "Hari Pahlawan" di negara Inggris. Pada hari yang khusus itu semua orang menghormati orang-orang yang telah gugur dalam perang. Oleh sebab itu diumumkan bahwa pada pukul 11.00, setiap orang diminta untuk mengheningkan cipta sejenak selama dua menit dan sangat dihargai jika setiap orang menggunakan waktu itu untuk mengenang para pahlawan. Ketika saatnya tiba, ribuan orang dari berbagai negara berdiri mengheningkan cipta untuk menghormati para tentara, pelaut, marinir, dan pasukan udara yang gugur.&lt;br /&gt;Semangat untuk mengenang orang-orang yang telah memberikan hidup mereka bagi negara adalah suatu hal yang mulia. Namun, walaupun demikian hal itu tidak sebanding dengan hak istimewa yang kita miliki saat kita diundang untuk mengikuti Perjamuan Tuhan. Ketika kita merayakan Perjamuan Kudus, kita memenuhi perintah Kristus untuk selalu mengingat kematian-Nya (Lukas 22:19) dan melakukannya "sampai Ia datang" (1 Korintus 11:26). Ketika Dia mengurbankan hidup-Nya bagi kita, Dia menganugerahkan pengampunan dosa sehingga kita bebas dan mendapat jaminan hidup kekal di surga.&lt;br /&gt;Alangkah baiknya jika kita mengikuti upacara Perjamuan Tuhan tidak sebagai rutinitas belaka. Dan jadikanlah setiap kesempatan dalam Perjamuan Tuhan untuk menghormati Dia sampai hari kedatangan-Nya - WE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DENGAN MENGINGAT KEMATIAN KRISTUS BAGI KITA&lt;br /&gt;KITA DIDORONG UNTUK HIDUP BAGI DIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sorces:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2329027061156364537?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2329027061156364537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/sabtu-11-november-2008-1-korintus-1123.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2329027061156364537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2329027061156364537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/sabtu-11-november-2008-1-korintus-1123.html' title=''/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-3958618821230172826</id><published>2008-11-27T18:23:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:24:34.729+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 10 November 2008'/><title type='text'>MENANGGALKAN RASA BERSALAH</title><content type='html'>Senin, 10 November 2008&lt;br /&gt;Filipi 3:13-21&lt;br /&gt;MENANGGALKAN RASA BERSALAH&lt;br /&gt;Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, &lt;br /&gt;dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus &lt;br /&gt;(Filipi 3:13,14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pebisnis dikenal suka menyimpan hampir semua barang yang datang ke mejanya, terutama surat-surat. Akibatnya, dokumen-dokumen di kantornya menumpuk di situ. Suatu ketika, sekretarisnya bertanya apakah ia boleh membuang dokumen-dokumen lama yang sudah tidak terpakai. Pebisnis itu kemu-dian dengan enggan menjawab, "Oke, tetapi sebelum dibuang, jangan lupa difotokopi dulu ya."&lt;br /&gt;Kurang lebih seperti itulah yang dilakukan oleh sebagian orang kristiani terhadap dosa mereka. Mereka tahu bahwa Yesus sudah menebus dosa-dosa mereka secara lunas, tetapi mereka tetap saja tidak dapat mengenyahkan rasa bersalah di dalam diri. Sepertinya penderitaan Yesus Kristus masih kurang, sehingga mereka merasa harus turut "menyumbangkan" sebagian dari kepedihan mereka dengan terus-menerus meratapi kesalahan yang pernah mereka perbuat. Mereka ingin terus "menggandakan" dosa mereka. Oh, alangkah bodohnya!&lt;br /&gt;Rasul Paulus tidak menginginkan hal seperti ini. Ia menerima fakta yang utuh bahwa seluruh dosanya telah dihapuskan di hadapan Allah karena kematian Kristus telah menebusnya secara total. Kenangan masa lalu memang masih tampak nyata, tetapi tidak membebaninya lagi.&lt;br /&gt;Segala hal yang telah terjadi pada diri kita masuk dalam suatu "sistem pencatatan di otak kita", yang disebut memori. Akan tetapi, berkat pengurbanan Yesus di kayu salib, kita dapat dengan bijak mengenyahkan perasaan bersalah yang mencengkeram hidup kita - DJ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAH TIDAK MENGHENDAKI ANAK-ANAK-NYA&lt;br /&gt;MENANGGUNG BEBAN RASA BERSALAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-3958618821230172826?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/3958618821230172826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/menanggalkan-rasa-bersalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/3958618821230172826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/3958618821230172826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/menanggalkan-rasa-bersalah.html' title='MENANGGALKAN RASA BERSALAH'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-7390252632296012703</id><published>2008-11-27T18:21:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:23:23.993+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 09 November 2008'/><title type='text'>ALAT seperti APAKAH..ANDA?</title><content type='html'>Minggu, 09 November 2008&lt;br /&gt;2Korintus 5:10-21 &lt;br /&gt;ALAT SEPERTI APAKAH ANDA?&lt;br /&gt;Kasih Kristus yang menguasai kami &lt;br /&gt;(2Korintus 5:14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang pria sedang dipertimbangkan untuk menjadi pendeta di sebuah gereja. Keduanya membawakan firman tentang neraka. Yang seorang berkhotbah dengan sikap yang dingin dan menakut-nakuti, sementara yang seorang lagi berkhotbah dengan penuh kasih dan perhatian. Akhirnya, jemaat sepakat memilih pria yang kedua sebagai pendeta mereka. Alasan mereka adalah bahwa pria yang pertama memberi kesan seolah ia tidak peduli bila orang-orang masuk neraka, sedangkan pria yang kedua berkhotbah sebagaimana layaknya orang yang berduka apabila ada orang yang harus melewatkan kasih dan pengampunan Allah.&lt;br /&gt;Dalam 2Korintus 5, Paulus menulis tentang takhta pengadilan Kristus. Kebenaran ini membuat Paulus semakin menyadari betapa perlunya ia "meyakinkan orang" (ayat 11). Paulus menyaksikan bahwa kekuatan yang mendorong pelayanan pendamaiannya bukanlah penghakiman, melainkan kasih Allah. Dalam ayat 20, kata memohon dan meminta yang Paulus ucapkan mencerminkan kerinduan dan kasih yang besar.&lt;br /&gt;Bertahun-tahun yang lalu, Andrew Bonar berkata kepada Robert McCheyne bahwa ia baru saja membawakan firman yang diambil dari Mazmur 9:18, "Orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati." McCheyne bertanya, "Dapatkah kamu membawakannya dengan penuh kelembutan?" Pertanyaan yang sama juga dapat diajukan kepada kita. Bagaimana cara Anda dan saya menyampaikan Injil Kristus kepada orang-orang yang belum percaya? Allah rindu untuk melembutkan hati kita dan menjadikan kita sebagai alat pendamaian - J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BILA KITA MENGENAL KASIH KRISTUS,&lt;br /&gt;KITA PUN AKAN MENGASIHI MEREKA YANG TERHILANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-7390252632296012703?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/7390252632296012703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/alat-seperti-apakahanda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7390252632296012703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7390252632296012703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/alat-seperti-apakahanda.html' title='ALAT seperti APAKAH..ANDA?'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2558017594757228973</id><published>2008-11-27T18:20:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:21:28.196+07:00</updated><title type='text'>PENGOBATAN</title><content type='html'>Sabtu, 08 November 2008&lt;br /&gt;Markus 2:1-12&lt;br /&gt;PENGOBATAN&lt;br /&gt;Di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa &lt;br /&gt;(Markus 2:10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pria yang menderita batuk yang cukup parah telah mencoba segala obat bebas yang ada. Tetapi, tak satu pun dapat menyembuhkannya. Akhirnya ia pergi ke dokter, yang segera menemukan bahwa ia menderita radang paru-paru. Dengan meminum obat-obatan bebas tersebut, ia hanya memperingan gejalanya, tapi tidak mengobati penyakitnya. Sang dokter menangani langsung penyakitnya, dan dalam waktu singkat pria itu sembuh dari batuknya. &lt;br /&gt;Pada waktu Yesus berada di Kapernaum, orang berbondong-bondong mendatangi rumah yang ditempati-Nya (Markus 2:1-2). Sementara Dia sedang mengajar, beberapa orang membuka atap di atas-Nya dan menurunkan seorang lumpuh yang berbaring di tilamnya. Tanggapan pertama Yesus bukanlah menyembuhkan orang lumpuh itu, namun Dia berkata, "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!" (ayat 5). Kebutuhan utama orang itu bukanlah kebutuhan fisik, tetapi kebutuhan rohani. Lalu, untuk menunjukkan bahwa Dia berkuasa mengampuni dosa, Yesus menyembuhkan orang itu dan menyuruhnya pergi -- tidak hanya dengan kakinya yang disembuhkan tetapi juga dengan hatinya yang diperbarui (ayat 12). &lt;br /&gt;Dunia ini penuh dengan penderitaan dan masalah. Seringkali kita tergoda menghabiskan banyak waktu dan biaya untuk meringankan gejala-gejala yang ada di permukaan, dan merasa telah melakukan bagian kita. Seperti Yesus, kita perlu berhubungan dengan masalah hati. Kita perlu menceritakan kepada orang-orang bahwa segala dosa mereka dapat diampuni melalui iman kepada Kristus. Injil menyediakan kebutuhan kita yang terdalam - DC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DOSA ADALAH PENYAKIT, KRISTUS ADALAH PENYEMBUH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:Kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2558017594757228973?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2558017594757228973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/pengobatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2558017594757228973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2558017594757228973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/pengobatan.html' title='PENGOBATAN'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6566032797668718769</id><published>2008-11-27T18:17:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:19:17.860+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 07 November 2008'/><title type='text'>BERSIAPLAH</title><content type='html'>Jumat, 07 November 2008 &lt;br /&gt;Lukas 12:16-21 &lt;br /&gt;BERSIAPLAH!&lt;br /&gt;Bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu! &lt;br /&gt;(Amos 4:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang bangsawan meninggal dunia secara mendadak. Dengan segera pembantu pribadinya lari dan menyatakan kepada pembantu-pembantu yang lain bahwa majikan mereka telah tiada. Dalam kegugupannya, si pembantu pribadi tersebut bertanya dengan nada kuatir, "Ke mana beliau pergi?" Para pembantu lainnya menjawab, "Mengapa? Tentu saja beliau ke surga." "Tidak mungkin," katanya lagi, "Saya yakin, beliau tidak pergi ke surga."&lt;br /&gt;Karena terkejut mendengar pernyataan itu, para pembantu lainnya bertanya bagaimana ia bisa tahu dengan pasti bahwa majikan mereka tidak pergi ke surga. Laki-laki itu menjawab, "Perjalanan ke surga sangat jauh, dan majikan kita tidak pernah melakukan perjalanan panjang yang tentangnya beliau tidak pernah bercerita atau melakukan persiapan sebelumnya. Saya tak pernah mendengar beliau mengatakan sesuatu tentang perjalanan ini atau menyiapkan diri untuk itu."&lt;br /&gt;Memang benar, kita diselamatkan oleh kasih karunia lewat iman di dalam Kristus--bukan oleh seberapa banyak kita membicarakan hal itu (Efesus 2:8). Namun sangat aneh bila ada orang yang berpikir bahwa dirinya akan masuk surga, tetapi tidak pernah membicarakan tentang hal itu ataupun membaca firman Allah.&lt;br /&gt;Orang kaya yang bodoh dalam Lukas 12 tidak siap ketika Tuhan berkata, "Pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu." Akankah Anda pergi ke surga, apabila Anda jarang berpikir dan berbicara tentang surga? Bagaimanapun juga, Anda akan bertemu dengan Allah. Sudah siapkah Anda? - RW &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SURGA ADALAH SEBUAH TEMPAT YANG DISIAPKAN&lt;br /&gt;BAGI ORANG YANG BENAR-BENAR SIAP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:Kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6566032797668718769?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6566032797668718769/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/bersiaplah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6566032797668718769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6566032797668718769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/bersiaplah.html' title='BERSIAPLAH'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-2054608480056485379</id><published>2008-11-27T18:16:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:17:24.715+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 06 November 2008'/><title type='text'>SENYUM di GEREJA</title><content type='html'>Kamis, 06 November 2008&lt;br /&gt;Mazmur 33:1-22 &lt;br /&gt;SENYUM DI GEREJA&lt;br /&gt;Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan tidak terkatakan &lt;br /&gt;(1Petrus 1:8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu, saya dan istri saya mengunjungi sebuah gereja di luar kota. Ketika kami pulang, istri saya bertanya, "Apakah kamu memperhatikan sesuatu yang aneh dengan orang-orang di gereja tadi?" Terus terang saya tidak begitu memperhatikan hal itu. Lalu, istri saya menjelaskan, "Tak ada seorang pun yang tersenyum." Ketika saya mengingatnya kembali, saya sependapat dengan istri saya. Suasana muram menyelimuti permainan musik dan pemberitaan firman. Bahkan, tidak biasanya serambi gereja juga terasa mencekam.&lt;br /&gt;Pengalaman ini mengingatkan saya pada sebuah kolom surat kabar yang ditulis oleh Erma Bombeck beberapa tahun yang lalu. Suatu ketika, di gereja ia duduk beberapa baris di belakang seorang anak laki-laki dan ibunya. Anak itu menoleh ke belakang dan tersenyum kepada semua orang. Mereka pun membalas senyumannya. Tiba-tiba saja ibunya menyadari apa yang dilakukan anaknya. Ia memutar kepala anaknya dan berbisik cukup keras, "Berhentilah tersenyum. Kamu sedang berada di dalam gereja!"&lt;br /&gt;Sesungguhnya, orang-orang yang berhak untuk bersukacita adalah mereka yang percaya kepada Kristus (1Petrus 1:3-8). Dia telah mati untuk kita, mengampuni dosa-dosa kita, mengirimkan Roh Kudus bagi kita, serta berjalan bersama kita setiap hari. Setiap saat kita bersekutu, kita patut bersukacita atas kebenaran-kebenaran tersebut.&lt;br /&gt;Apabila kita merasakan kasih karunia Yesus setiap hari, kita memiliki alasan untuk tersenyum--khususnya di gereja. "Bersorak-sorailah, hai orang-orang benar, dalam TUHAN!" (Mazmur 33:1) - DE &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUKACITA BERASAL DARI TUHAN YANG TINGGAL DI DALAM KITA,&lt;br /&gt;BUKAN DARI APA YANG TERJADI DI SEKITAR KITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:Kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-2054608480056485379?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/2054608480056485379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/senyum-di-gereja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2054608480056485379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/2054608480056485379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/senyum-di-gereja.html' title='SENYUM di GEREJA'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-8824685556599446701</id><published>2008-11-27T18:15:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:16:03.225+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 05 November 2008'/><title type='text'>KESAKSIAN DAGING DOMBA</title><content type='html'>Rabu, 05 November 2008&lt;br /&gt;2Korintus 4:1-7 &lt;br /&gt;KESAKSIAN DAGING DOMBA&lt;br /&gt;Marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran (1Yohanes 3:18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda mendengar orang bersaksi dengan menggunakan daging domba? W.H.Lax, seorang pendeta Metodis yang telah melayani selama 38 tahun di London, melakukan hal itu.&lt;br /&gt;Suatu ketika pendeta Lax mengunjungi seorang pria tua yang sakit parah. Pria itu tidak menyambut pendeta Lax dengan ramah. Tatkala ia melihat jubah kependetaan Lax, ia langsung membuang muka dan tidak mau berbicara.&lt;br /&gt;Lax menduga persediaan makanan pria itu menipis. Karenanya, ketika pulang Lax mampir ke toko daging dan memesan dua potong daging domba untuk pria tua itu. Beberapa hari kemudian, ia berkunjung kembali dan mendapati sikap yang lebih bersahabat dari pria tersebut. Dalam perjalanan pulang, Lax memesan daging domba lagi di toko yang sama. Pada kunjungannya yang ketiga, ia mendapati banyak perubahan. Pria itu menjadi lebih simpatik dan bersahabat, bahkan mengizinkan Lax bersaksi tentang imannya.&lt;br /&gt;Ketika Lax sedang pergi menginjil, pria itu meninggal dunia. Tampaknya pria tersebut telah percaya kepada Kristus, karena sebelum menghembuskan napas terakhir, ia sempat berkata, "Katakan kepada pendeta itu bahwa saya sudah berubah sekarang. Saya akan pergi menghadap Allah. Dan katakan padanya, bukan kata-katanya yang mengubah saya, tetapi daging dombanya!"&lt;br /&gt;Memenuhi kebutuhan orang lain dapat menjadi suatu kesempatan yang baik untuk mengabarkan Injil. Dengan melakukannya Anda akan dapat meluluhkan hati yang paling keras dan membuka pintu yang telah terkunci sekian lama. Adakah Anda mengenal seseorang yang membutuhkan "daging domba" hari ini?  - HR &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SERINGKALI KESAKSIAN TERBAIK ADALAH KEBAIKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sources:Kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-8824685556599446701?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/8824685556599446701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/kesaksian-daging-domba.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/8824685556599446701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/8824685556599446701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/kesaksian-daging-domba.html' title='KESAKSIAN DAGING DOMBA'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-7278991808505418911</id><published>2008-11-27T18:13:00.001+07:00</published><updated>2008-11-27T18:15:01.559+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 04 November 2008'/><title type='text'>HAL- HAL KECIL</title><content type='html'>Selasa, 04 November 2008 &lt;br /&gt;Keluaran 4:1-12 &lt;br /&gt;HAL-HAL KECIL&lt;br /&gt;TUHAN berfirman kepadanya: "Apakah yang di tanganmu itu?" &lt;br /&gt;(Keluaran 4:2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa telah diperintahkan Allah untuk memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan. Tetapi ia kuatir dengan reaksi orang-orang Mesir, bahkan terhadap reaksi bangsanya sendiri. Lalu Tuhan berkata kepadanya, "Apakah yang ada di tanganmu itu?" "Tongkat," jawab Musa (Keluaran 4:2). Kemudian Allah berkata kepadanya, "Dan bawalah tongkat ini di tanganmu, yang harus kaupakai untuk membuat tanda-tanda mujizat" (ayat 17). Mujizat besar terjadi melalui tongkat itu ketika Musa mematuhi Tuhan. Sebagai tongkat, benda itu memang tidak berarti apa-apa, tetapi dapat menjadi alat yang berkuasa bila dipersembahkan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;Berkaitan dengan hal ini, J.W. Johnson menulis, membayangkan percakapan seperti demikian: "\'Apa yang ada di tanganmu?\' tanya Tuhan. \'Sebuah ketapel\' jawab Daud. \'Itu cukup, pergilah melawan raksasa itu!\' Dan si raksasa Goliat pun rubuh di hadapan seorang gembala yang masih muda. \'Apa yang ada di tanganmu?\' tanya Tuhan. \'Pena,\' jawab John Bunyan dari balik jeruji penjara Bedford. \'Itu cukup.\' Kemudian ia menulis cerita Perjalanan Seorang Musafir, dan kisah ini akan tetap dikenal selama dunia masih berputar."&lt;br /&gt;Jangan memandang rendah diri Anda. Jika Allah memanggil Anda untuk suatu tugas, Dia akan melengkapi Anda. Dia hanya bertanya, "Apa yang ada di tanganmu?" Gunakan apa yang telah Dia berikan kepada Anda, dan Anda akan melihat apa yang dapat Dia perbuat dengan hal-hal kecil - RW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAH MENGGUNAKAN ALAT-ALAT KECIL UNTUK&lt;br /&gt;MEWUJUDKAN PERKARA-PERKARA BESAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sources : Kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-7278991808505418911?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/7278991808505418911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/hal-hal-kecil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7278991808505418911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7278991808505418911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/hal-hal-kecil.html' title='HAL- HAL KECIL'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-5319405516694846460</id><published>2008-11-27T18:12:00.004+07:00</published><updated>2008-11-30T11:18:06.915+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LIRIK LAGU ROHANI'/><title type='text'>LIRIK LAGU ROHANI</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ALLAH PEDULI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak perkara yang tak dapat kumengerti&lt;br /&gt;Mengapakah  harus terjadi didalam kehidupan ini&lt;br /&gt;Satu perkara yang kusimpan dalam hati&lt;br /&gt;Tiada sesuatu kan terjadi tanpa Allah peduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengerti …Allah peduli&lt;br /&gt;Segala persoalan yang kita hadapi&lt;br /&gt;Tak akan pernah … dibiarkannya &lt;br /&gt;Ku bergumul sendiri sbab Allah peduli / mengerti…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAPA ENGKAU SUNGGUH BAIK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bapa engkau sungguh baik &lt;br /&gt;KasihMu melimpah dihidupku&lt;br /&gt;Bapa kubertrimakasih berkatMu hari ini, &lt;br /&gt;yg Kau sediakan bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunaikkan Syukurku buat hari yang Kau bri &lt;br /&gt;Tak habis habisnya kasih dan sayangMu&lt;br /&gt;AnugrahMu dan tak pernah terlambat pertolonganMu…&lt;br /&gt;Besar setiaMu disepanjang hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BAPA YANG KEKAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih yang sempurna telah kut’rima dariMu&lt;br /&gt;Bukan karna kebaikanku&lt;br /&gt;Hanya oleh kasih karuniaMu Kau pulihkan aku&lt;br /&gt;Layakkanku tuk dapat memanggilMu Bapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau b’ri yang kupinta&lt;br /&gt;Saat ku mencari kumendapatkan&lt;br /&gt;Kuketuk pintuMu dan Kau bukakan&lt;br /&gt;S’bab Kau Bapaku, Bapa yang Kekal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takkan Kau biarkan&lt;br /&gt;Aku melangkah hanya sendirian&lt;br /&gt;Kau selalu ada bagiku&lt;br /&gt;S’bab Kau Bapaku, Bapa yang Kekal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HATI SEBAGAI HAMBA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutak membawa apapun juga&lt;br /&gt;Saat ku datang ke dunia&lt;br /&gt;Kutinggal smua pada akhirnya&lt;br /&gt;Saat ku kembali ke Surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Inilah yang kupunya Hati sbagai Hamba&lt;br /&gt; Yang mau taat dan setia padaMu Bapa&lt;br /&gt; Kemana pun kubawa hati yang menyembah&lt;br /&gt; Dalam Roh dan Kebenaran sampai slamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana aku membalas kasihMu&lt;br /&gt;Semua yang kupunya itu milikMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KASIH DARI SURGA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih dari Surga memenuhi tempat ini &lt;br /&gt;Kasih dari Bapa Surgawi&lt;br /&gt;Kasih dari Yesus mengalir dihatiku&lt;br /&gt;Membuat damai di hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengalir kasih dari tempat tinggi…&lt;br /&gt;Mengalir kasih dari Tahta Allah Bapa&lt;br /&gt;Mengalir mengalir mengalir dan mengalir&lt;br /&gt;Mengalir memenuhi hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KASIHMU TIADA DUANYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum pernah ada kasih didunia&lt;br /&gt;Sanggup menerima diriku apa adanya&lt;br /&gt;Selain KasihMu… Yesus…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takan ada lagi Kasih sperti ini&lt;br /&gt;Sanggup mengubahkan hidupku&lt;br /&gt;Menjadi baru selain Kasih MU… Yesus…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff: Kau kukagumi.. dalam hati&lt;br /&gt;kasihMu tiada duanya&lt;br /&gt;sampai kini kuakui&lt;br /&gt;kasihMu tiada duanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KAU SUNGGUH BAIK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh tulus kasihMu Bapa&lt;br /&gt;Sungguh heran kuasaMU Tuhan&lt;br /&gt;Betapa ku mengasihiMu&lt;br /&gt;Tak akan kulupakan selamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau sungguh Baik…&lt;br /&gt;Kau amat baik….&lt;br /&gt;Betapa kumengasihiMu&lt;br /&gt;Tak akan kulupakan selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SATU HAL KURINDU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang kurindu&lt;br /&gt;Berdiam di dalam RumahMu&lt;br /&gt;Satu hal yang kuminta&lt;br /&gt;Menikmati BaitMu Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik satu hari dipelataranMu &lt;br /&gt;Dari pada sribu hari di tempat lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MemujiMu… menyembahMu&lt;br /&gt;Kau Allah yang Hidup&lt;br /&gt;Dan menikmati smua kemurahanMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SEJAUH TIMUR DARI BARAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh Timur dari Barat&lt;br /&gt;Engkau membuang dosaku&lt;br /&gt;Tiada kau ingat lagi pelanggaranku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh kedalam tabir laut &lt;br /&gt;Kau melemparkan Dosaku&lt;br /&gt;Tiada Kau perhitungkan kesalahanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa besar Kasih…&lt;br /&gt;pengampunanMu Tuhan&lt;br /&gt; tak Kau pandang hina hati yang hancur…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; kuberterima Kasih&lt;br /&gt; kepadaMu ya Tuhan&lt;br /&gt; pengampunan yang Kau beri untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SELAIN KAU TIADA YANG LAIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Kau tiada yang lain&lt;br /&gt;Ada padaku di Surga&lt;br /&gt;Selain Kau tiada yang lain&lt;br /&gt;Yang kuingini dibumi 2 X&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun dagingku dan hatiku&lt;br /&gt;Habis lenyap… Gunung batuku&lt;br /&gt;Dan bagianku tetaplah &lt;br /&gt;Allah selama lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SEPERTI YANG KAU INGINI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan dengan barang Fana Kau membayar Dosaku&lt;br /&gt;Dengan darah yang mahal tiada noda dan cela&lt;br /&gt;Bukan dengan emas perak Kau menebus diriku&lt;br /&gt;Oleh segenap Kasih dan pengorbananMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku telah mati dan tinggalkan &lt;br /&gt;cara hidupku yang lama&lt;br /&gt;semua sia sia…&lt;br /&gt;dan tak berarti … lagi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini kuletakan pada MesbahMu ya Tuhan&lt;br /&gt;jadilah padaku seperti yang Kau ingini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SMUA BAIK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semula tlah Kau tetapkan&lt;br /&gt;Hidupku dalam tanganMu&lt;br /&gt;Dalam rencanaMu Tuhan&lt;br /&gt;Rencana indah tlah Kau siapkan&lt;br /&gt;Bagi masa depanku yang penuh harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua baik .. semua baik….&lt;br /&gt;Sgala yang tlah Kau perbuat di dalam hidupku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua baik .. sungguh teramat baik….&lt;br /&gt;Kau jadikan hidupku berarti..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;S’PERTI BAPA SAYANG ANAKNYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S’perti Bapa sayang anakNya&lt;br /&gt;Demikianlah Engkau mengasihiku&lt;br /&gt;Kau jadikan biji mataMu&lt;br /&gt;Kau berikan smua yang ada padaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S’perti Bapa sayang anakNya&lt;br /&gt;Demikianlah Kau menuntun langkahku&lt;br /&gt;Hari depan indah Kau beri&lt;br /&gt;RancanganMu yang terbaik bagiku . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapa besar sungguh kasih setiaMu&lt;br /&gt;Nyata sungguh perlindunganMu&lt;br /&gt;Tak satu kuasa mampu pisahkan&lt;br /&gt;Aku dari kasihMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapa ajarku slalu hormatiMu&lt;br /&gt;Ajarku turut perintahMu&lt;br /&gt;B’rikan ku hati ‘tuk menyembahMu&lt;br /&gt;Dan bersyukur s’tiap waktu . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SUNGGUH INDAH KAU TUHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucari WajahMu temukan KasihMu&lt;br /&gt;Kau bukan Tuhan yang jauh dariku&lt;br /&gt;Kupanggil namaMu Kudengar jawabMu&lt;br /&gt;Kau Tuhan yg selalu dengar seruan hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh indah kau Tuhan&lt;br /&gt;Penuh kasih dan sayang&lt;br /&gt;Kau Tempat penghiburan&lt;br /&gt;Bagi setiap hati yang terluka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh indah kau Tuhan&lt;br /&gt;Menara perlindungan&lt;br /&gt;Kau sumber kekuatan &lt;br /&gt;bagi semua orang yang membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TENANG&lt;/span&gt; ( Lingkupiku )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkupiku dengan sayapMu&lt;br /&gt;Naungiku dengan kuasaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat badai yang bergelora&lt;br /&gt;Ku akan terbang bersamaMu&lt;br /&gt;Bapa Kau Raja atas s’mesta&lt;br /&gt;Ku tenang s’bab Kau Allahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daku tenang dalam Kristus&lt;br /&gt;Kuat kuasaNya dalam keheningan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TETAP CINTA YESUS SELAMANYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumau Cinta Yesus selamanya 2 X&lt;br /&gt;Meskipun badai silih berganti dalam hidupku&lt;br /&gt;Kutetap Cinta Yesus selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Bapa.. Bapa ini aku anakMu&lt;br /&gt;Layakanlah seluruh hidupku&lt;br /&gt;Ya Bapa.. Bapa ini aku anakMu&lt;br /&gt;Pakailah sesuai dengan rencanaMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TETAP SETIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selidiki aku lihat hatiku&lt;br /&gt;Apakah ku sungguh mengasihiMu Yesus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau yang maha tahu dan menilai hidupku&lt;br /&gt;Tak ada yang tersembunyi bagiMu&lt;br /&gt;( 2 X )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tlah kulihat kebaikanMu &lt;br /&gt;yang tak pernah habis dihidupku&lt;br /&gt;Kuberjuang sampai akhirnya&lt;br /&gt; Kau dapati aku tetap setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TUHAN AKU RINDU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan aku rindu    ]&lt;br /&gt;Tuhan aku siap    ]&lt;br /&gt;Penuhi aku dengan RohMU  ] 2 X&lt;br /&gt;Kurindu lawatanMu   ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurindukan Kau hadir disini saat ini Yesus…&lt;br /&gt;Kurindukan RohMu mengurapi saat ini Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SAAT KUMASUK DI HADIRATMU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatku masuk dihadiratMu&lt;br /&gt;Kau pnuhi kemuliaanMu&lt;br /&gt;Jiwaku tentram di hadiratMu&lt;br /&gt;Berlinang air mataku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatku masuk dihadiratMu&lt;br /&gt;Kupandang indah WajahMu&lt;br /&gt;Jiwaku tentram di hadiratMu&lt;br /&gt;Kusujud dan menyembahMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kau bawaku terbang tinggi&lt;br /&gt; Melintasi langit biru&lt;br /&gt; Terbang dengan sayapMu&lt;br /&gt; Sungguh indah bersamaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;YESUS AKU PERCAYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di TanganMu ini janjiku&lt;br /&gt;Segnap hidupku untukMu&lt;br /&gt;Kau mengatur jalan hidupku &lt;br /&gt;Ku milikMu selamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus aku .. percaya…&lt;br /&gt;Yesus aku .. milikMu…&lt;br /&gt;Kuhidup karenaMu&lt;br /&gt;Dan hanya untukMu &lt;br /&gt;selamanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemanapun kubersamaMu&lt;br /&gt;lewat suka dan duka&lt;br /&gt;kukan hidup dalam jalanMu&lt;br /&gt;dalam janjiMu  selamanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;JANJI-MU SEPERTI FAJAR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kuhadapi kehidupan ini&lt;br /&gt;Jalan mana yang harus kupilih&lt;br /&gt;Kutahu ku tak mampu&lt;br /&gt;Kutahu ku tak sanggup&lt;br /&gt;Hanya Kau Tuhan tempat jawabanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun tahu ku tak pernah sendiri&lt;br /&gt;Sbab Enggkau Allah yang menggendongku&lt;br /&gt;TanganMu membelaiku&lt;br /&gt;CintaMu memuaskanku&lt;br /&gt;Kau membawaku ketempat yang tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff : JanjiMu seperti fajar pagi hari&lt;br /&gt;   Yang tiada pernah terlambat bersinar&lt;br /&gt;   CintaMu seperti sungai yang mengalir&lt;br /&gt;   Dan kutahu betapa dalam kasihMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KUKAGUM HORMAT AKAN DIKAU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau sungguh indah tiada taranya&lt;br /&gt;Sungguh menakjubkan&lt;br /&gt;Sungguh ajaib tuk dimengerti&lt;br /&gt;Lebih dari smua yang ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HikmatMu tiada terselami&lt;br /&gt;KasihMu dalam tak terduga &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau sungguh indah tiada taranya&lt;br /&gt;Mulia dan berkuasa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukagum hormat akan Engkau 2X&lt;br /&gt; Kau Allah yang layak dipuji&lt;br /&gt; Kukagum akan Engkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KU BERLARI PADA-MU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu ku tak perhatikan&lt;br /&gt;Dan tangan-Mu menjagaku&lt;br /&gt;Dari ujung dunia sampai relung hatiku&lt;br /&gt;Biar kuatkan kuasa-Mu nyata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau memilihku Tuhan&lt;br /&gt;Semua malaikat tahu&lt;br /&gt;‘Tuk kemuliaan-Mu menjadi saksi-Mu&lt;br /&gt;Kekasih dan anugrah-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff     : Dan ku berlari pada-Mu&lt;br /&gt;  Pada firman-Mu&lt;br /&gt;  Bukan kuat, Bukan gagah&lt;br /&gt;  Tapi oleh Roh Kudus&lt;br /&gt;Ya, ku kan berlomba  &lt;br /&gt;Sampai kupandang wajahmu&lt;br /&gt;Biar ku hidup dalam kasih-Mu yang mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HATIKU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tak akan mematahkan &lt;br /&gt;buluh yang telah goyah&lt;br /&gt;Hati yang telah patah.. &lt;br /&gt;Engkau pulihkan . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tak akan memadamkan &lt;br /&gt;sumbu yang telah pudar&lt;br /&gt;Semangat yang tlah padam &lt;br /&gt;Engkau yang nyalakan . . . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hatiku . . terjaga aman&lt;br /&gt; Dalam kelembutanMu Tuhan..&lt;br /&gt; Kau lingkupi dengan&lt;br /&gt; Kedamaian…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hatiku . . dipenuhi&lt;br /&gt; Oleh kehadiranMu Bapa..&lt;br /&gt; Sperti sungai ..&lt;br /&gt;yang tak pernah kering…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MENGINGAT AKANMU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya   Allah . . Kau tahu &lt;br /&gt;rancanganMu yang ada padaMu&lt;br /&gt;Kau telah . . sediakan &lt;br /&gt;bukanlah rancangan yang jahat&lt;br /&gt;Namun membawa kebaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala yang terjadi&lt;br /&gt;Untuk membawakanku&lt;br /&gt;Lebih mendekatMu.. selalu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala yang terjadi&lt;br /&gt;Biar membuatkanku&lt;br /&gt;Mengingat akanMu…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-5319405516694846460?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/5319405516694846460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/obat-yang-manjur.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/5319405516694846460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/5319405516694846460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/obat-yang-manjur.html' title='LIRIK LAGU ROHANI'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-7111146006184807575</id><published>2008-11-27T18:12:00.002+07:00</published><updated>2008-11-28T21:36:12.328+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 03 November 2008'/><title type='text'>OBAT yang MANJUR</title><content type='html'>Senin, 03 November 2008 &lt;br /&gt;Amsal 15:13-17 &lt;br /&gt;OBAT YANG MANJUR&lt;br /&gt;Hati yang gembira adalah obat yang manjur &lt;br /&gt;(Amsal 17:22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya bertumbuh dewasa, ibu saya yang adalah seorang wanita Kristen yang bijak, sering mengutip Amsal 17:22, "Hati yang gembira adalah obat yang manjur." Biasanya ia mengutip ayat ini setiap kali ia menghendaki perubahan sikap saya. Akankah saya mengizinkan roh jahat meracuni pikiran saya, atau dapatkah saya bersyukur dan menikmati buah sukacita?&lt;br /&gt;Ibu akan tersenyum pada saya sambil berkata, "Hati yang gembira adalah obat yang manjur." Hanya itu saja. Tak ada khotbah, tak ada kuliah, hanya tujuh kata yang menunjukkan besarnya nilai kebahagiaan dari Allah, yang bisa timbul dari dalam diri kita.&lt;br /&gt;Dalam Amsal 15, kita juga membaca, "Hati yang gembira membuat muka berseri-seri" (ayat 13). Keadaan hati saya akan selalu tercermin lewat raut wajah saya.&lt;br /&gt;Kemudian, dalam ayat 15 kita membaca bahwa, "Hari orang berkesusahan buruk semuanya, tetapi orang yang gembira hatinya selalu berpesta." Ketika keadaan yang ada di sekeliling diliputi keputusasaan, saya masih dapat menikmati hidangan dari meja perjamuan kasih Allah. Sebab, apa pun yang disodorkan oleh hidup ini kepada saya, Allah sanggup "memberikan sukacita kepadaku" (Mazmur 4:8).&lt;br /&gt;Ibu saya yakin bahwa apabila saya berhenti berkeluh kesah dan mulai bersyukur kepada Allah atas setiap kemungkinan yang ada, saya akan memperoleh obat yang manjur, yang berasal dari hati yang gembira. Saya pikir, ibu saya benar - DM &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APABILA ANDA MEMILIKI YESUS DI HATI,&lt;br /&gt;PERLIHATKANLAH LEWAT WAJAH ANDA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sources:Kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-7111146006184807575?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/7111146006184807575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/obat-yang-manjur_27.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7111146006184807575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/7111146006184807575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/obat-yang-manjur_27.html' title='OBAT yang MANJUR'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-4610350579102207866</id><published>2008-11-27T18:09:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:11:23.169+07:00</updated><title type='text'>BELAJAR dan PRAKTEKKAN</title><content type='html'>Minggu, 02 November 2008&lt;br /&gt;Yakobus 1:19-27 &lt;br /&gt;BELAJAR DAN PRAKTEKKAN&lt;br /&gt;Hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; &lt;br /&gt;sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri &lt;br /&gt;(Yakobus 1:22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah gereja mempunyai seorang pendeta baru yang selalu mengkhotbahkan yang sama setiap Minggu. Ketika mulai ada keluhan, ia berkata kepada jemaat, "Saya akan mengkhotbahkan materi baru apabila Saudara sekalian sudah melakukan hal yang berulangkali saya sampaikan ini."&lt;br /&gt;Pernyataan pendeta tersebut mengingatkan saya pada kata-kata Rasul Yakobus, "Hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja" (1:22). Sebagai pengikut Kristus, kita harus mempraktekkan apa yang kita pelajari.&lt;br /&gt;Michael Baughen, seorang pembicara pada konferensi Alkitab di Inggris, menyatakan, "Yakobus menghendaki agar Anda memiliki iman yang suci yang dipraktekkan dalam dunia." Baughen menunjukkan bahwa ada sebagian orang yang meski terlibat dalam kegiatan gereja dan rutin memberikan persembahan namun tak pernah peduli kepada orang lain. "Dunia menyebutnya munafik," ujarnya. Tentu saja, pelayanan yang sekadar omong kosong tak akan mengelabui dunia. Yakobus berkata bahwa sesungguhnya kita membodohi diri sendiri. Iman kita benar-benar "murni dan tak bercacat" saat kita membuktikannya lewat pelayanan kepada orang lain (ayat 27).&lt;br /&gt;Baughen mengeluh, "Pada upacara pemakaman, sering saya mendengar orang berkata \'Ia tak pernah melakukan kejahatan,\' hingga ingin rasanya saya berteriak, \'Apakah ia pernah melakukan kebaikan?\'"&lt;br /&gt;Sebagian orang Kristen hanya sedikit lebih baik dari penduduk dunia yang "tidak merugikan" di muka bumi ini, karena mereka hanya menjadi pendengar saja. Namun ada juga yang menjadi saksi yang berhasil, karena mereka adalah pendengar sekaligus pelaku firman.&lt;br /&gt;Jangan cukup hanya belajar Firman Allah. Praktekkanlah itu! - J&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANDA TAK AKAN PERNAH SUNGGUH-SUNGGUH BELAJAR FIRMAN&lt;br /&gt;SAMPAI ANDA MEMPRAKTEKKANNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Sources:Kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-4610350579102207866?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/4610350579102207866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/belajar-dan-praktekkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/4610350579102207866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/4610350579102207866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/belajar-dan-praktekkan.html' title='BELAJAR dan PRAKTEKKAN'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-5035393053595792060</id><published>2008-11-27T18:06:00.000+07:00</published><updated>2008-11-27T18:08:45.862+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan 01 November 2008'/><title type='text'>SEKARANG BAGAIMANA..?</title><content type='html'>Sabtu, 01 November 2008&lt;br /&gt;2Tawarikh 20:1-17&lt;br /&gt;SEKARANG BAGAIMANA?&lt;br /&gt;Kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. &lt;br /&gt;Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu &lt;br /&gt;(2Tawarikh 20:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bertahun-tahun mengajar di sebuah SMP yang memiliki amat banyak siswa, saya biasa berujar (dengan sedikit bercanda) bahwa doa pagi saya adalah 2Tawarikh 20:12 -- "Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu."&lt;br /&gt;Namun ketika Yosafat, Raja Israel mengucapkannya, ia sedang berhadapan dengan masalah hidup atau mati. Saat gabungan pasukan musuh berderap menuju Yerusalem, rakyat Yudea berkumpul untuk memohon bimbingan dan pertolongan Allah (ayat 13).&lt;br /&gt;Dalam masa-masa menakutkan karena kekacauan dan perubahan, kita perlu berdoa, "Tuhanku, apa yang Kaukehendaki saat ini?" Dan seperti Raja Yosafat, sebaiknya kita mengawali doa dengan pujian kepada Bapa yang berdaulat dan penuh kuasa di surga (ayat 5-9).&lt;br /&gt;Allah bersabda kepada raja dan rakyatnya, "Jangan kamu takut atau terkejut ... sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah. Besok haruslah kamu turun menyerang mereka .... TUHAN akan menyertai kamu" (ayat 15-17).&lt;br /&gt;Dalam keadaan tertekan dan situasi yang membingungkan, mungkin kita akan berkata dengan cemas, "Sekarang bagaimana?" Akan tetapi, apabila kita menatap Tuhan dan memercayai pemeliharaan-Nya, kecemasan kita akan diganti dengan kedamaian - DC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMAN RUNTUH BILA MUNCUL KECEMASAN&lt;br /&gt;DAN KECEMASAN BERAKHIR KETIKA IMAN TUMBUH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sources:kidung.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-5035393053595792060?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/5035393053595792060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/sekarang-bagaimana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/5035393053595792060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/5035393053595792060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/sekarang-bagaimana.html' title='SEKARANG BAGAIMANA..?'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-275626083183577956</id><published>2008-11-27T18:01:00.002+07:00</published><updated>2008-11-27T18:05:47.606+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>LEBIH BAHAGIA MEMBERI</title><content type='html'>Suatu malam, seorang pria datang ke rumah Ibu Teresa untuk memberitahukan bahwa ada sebuah keluarga Hindu dengan delapan anak, sudah berhari-hari tidak makan sedikit pun. Lalu Ibu Teresa mengambil beras secukupnya dan membawa ke rumah keluarga itu. Kemudian, ibu dari keluarga itu menerima beras dari tangan Ibu Teresa, membaginya menjadi dua bagian, lalu pergi. Beberapa saat kemudian setelah ibu itu kembali, Ibu Teresa bertanya kepadanya, “Ke mana saja Engkau pergi? Apa yang Engkau lakukan? Lalu ia menjawab “mereka juga kelaparan” sambil menunjuk ke tetangga sebelah rumahnya, yaitu sebuah keluarga Muslim yang memiliki jumlah anak yang sama dengannya dan yang juga tidak memiliki makanan sedikit pun (dikutip dari buku Ungkapan Hati Ibu Teresa, hal. 16).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;" lang="EN-GB"&gt;Sesungguhnya ibu tadi, meskipun ia bukan seorang kristen, tetapi ia telah mempraktikkan apa yang ditulis dalam Alkitab, “Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima” (Kis. 20:35). Mengapa lebih berbahagia memberi daripada menerima? Bukankah memberi berarti kita kehilangan milik kita? Jika kita menerima yang berbahagia hanya diri kita seorang. Tetapi jikalau kita memberi maka sedikitnya ada dua orang yang berbahagia yaitu diri kita dan penerima pemberian kita. Ketika kita bisa berbuat sesuatu yang berarti untuk orang lain itu adalah kebahagiaan yang melampaui kebahagiaan karena mendapat sesuatu dari orang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Arial;" lang="EN-GB"&gt;Dalam sebuah film Perancis yang berjudul Amelie, dikisahkan seorang gadis yang dilahirkan dalam keluarga yang kurang memberikannya kasih sayang. Ayahnya seorang yang kaku, dan ibunya meninggal ketika Amelie masih kecil. Amelie merasa kehidupannya tidak berarti dan kosong. Tetapi itu semua berubah ketika Amelie memberi pertolongan pada orang lain, dengan mengembalikan barangnya yang hilang selama &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; puluh tahun. Amelie menemukan makna hidupnya ketika ia melihat bahwa ia bisa berbuat sesuatu untuk orang lain, bahwa ia bisa membahagiakan orang lain. Itulah kebahagian memberi yang tidak dapat diukur dengan uang dan materi. Maukah Anda lebih berbahagia? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: &amp;quot;Andy MT&amp;quot;;" lang="EN-GB"&gt;– PWY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Soueces:kidung.com)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-275626083183577956?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/275626083183577956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/lebih-bahagia-memberi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/275626083183577956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/275626083183577956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/lebih-bahagia-memberi.html' title='LEBIH BAHAGIA MEMBERI'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7531024425193786605.post-6187654832150105054</id><published>2008-11-27T17:41:00.009+07:00</published><updated>2008-11-28T22:16:02.410+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video Kesaksian'/><title type='text'>ALI MAKRUS ~ VIDEO</title><content type='html'>VIDEO yang aku Copy (Embed) dari Youtube&lt;br /&gt;Tentang Kesaksian Ali Makrus Attamimi.&lt;br /&gt;Yang konon sebagai ketua FPI Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Part 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/qoyQfIQ923g&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/qoyQfIQ923g&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Part 3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/yne5zv6vLsI&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/yne5zv6vLsI&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Part 4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/uFVU_Vkg3Ho&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/uFVU_Vkg3Ho&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Part 5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/y9e2uGGEJnE&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/y9e2uGGEJnE&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Part 6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/xfohRT2SPGM&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/xfohRT2SPGM&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Part 7&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/PZyD4NYPIEY&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/PZyD4NYPIEY&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Part 8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/8ILXOm7oXew&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/8ILXOm7oXew&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEBENARAN TENTANG NERAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam video ini hanya mengulas / menafsirkan Kebenaran Firman anda boleh setuju atau tidak , tetapi anggaplah sebagai pringatan untuk lebih waspada dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/jTUmnZ0Zeeg&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/jTUmnZ0Zeeg&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7531024425193786605-6187654832150105054?l=sabarati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sabarati.blogspot.com/feeds/6187654832150105054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/ali-makrus-video.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6187654832150105054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7531024425193786605/posts/default/6187654832150105054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sabarati.blogspot.com/2008/11/ali-makrus-video.html' title='ALI MAKRUS ~ VIDEO'/><author><name>Sabarati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12100476496808542322</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_7GeusxsMtIM/STCwItU4P2I/AAAAAAAAACw/tq2jomP0nms/S220/29.BMP'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
