Pengkhotbah 3:1-8
BELAJAR Selalu BERSYUKUR dalam SEGALA HAL.
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya (Pengkhotbah 3:1)
“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” 1 Tesalonika 5:18
Saya tumbuh besar dikampung yg tandus dilingkungan yg kurang berada,menyelesaikan sekolah sampai SLTA pun harus dengan perjuangan berat,dan merantau ke Ibukota berpetualang dalam kerasnya kehidupan Ibukota seperti gelombang pasang atau surut...seperti Musim Hujan atau Panas, sedang Subur atau sedang Kekeringan.Tetapi kita harus selalu berusaha Bersyukur dalam keadaan apapun.Walaupun semakin ditempa dengan keadaan tetapi Tuhan juga akan selalu memberikan Kekuatan melebihi segala perkara yang kita hadapi.
Dalam Pengkhotbah 3:1-8, Salomo menyadari akan adanya siklus kehidupan. Ia berkata bahwa ada waktu untuk menanam dan untuk menuai, ada waktu untuk menangis dan untuk tertawa, ada waktu untuk meratap dan untuk menari, ada waktu untuk memeluk dan untuk menahan diri dari memeluk, ada waktu untuk berdiam diri dan untuk bicara, ada waktu mengasihi untuk dan untuk membenci.
Sama seperti Allah yang menentukan cuaca, Dia juga mengatur siklus kehidupan: "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya" (Pengkhotbah 3:1). Apakah kita akan menolak dan mengeluhkan kondisi kita yg tidak sesuai dg kemauan kita ? Atau kita percaya kepada Allah apa pun yang Dia rencanakan bagi kita?
Apa pun situasi kita saat ini, dan kita dapat bersyukur...bagaimanapun keadaan kita.
DARIPADA BERDOA AGAR KEADAAN BERUBAH
LEBIH BAIK BERDOA AGAR ADA HATI YANG BERUBAH
Sources:( beberapa sumber ~ edit)
INDAH PADA WAKTUNYA ~ Febby Febiola